Come And Serve Me
ucapnya sembari mengamati manik legam Juliet yang bening, bulu matanya yang panjang, alisnya yang melengkung indah, hidung yang bangir namun mungil, serta bibir yang penuh dan mengundang.
Juliet benar-benar cantik. Bukan cuma cantik, tapi juga sempurna. Membuat Matthew merasa menjadi lelaki paling beruntung sedunia.
"Berhenti menatapku seperti itu, Matthew. Aku jadi malu," sungut gadis itu sambil menutup kedua mata lelaki itu dengan tangannya.
Matthew tersenyum dengan kedua mata yang masih tertutup jemari lentik Juliet. "Sepertinya itu adalah permintaan yang akan sulit untuk kukabulkan, Muffin. Karena kamu terlalu memikat untuk dilewatkan begitu saja."
Hot Chapters