Liara
"Jadi, yang kau katakan kemarin itu hanya kebohongan? Kau tidak sungguh-sungguh menyesal dan berniat menebus kesalahanmu?"
Liara mengepalkan dua tangan di atas pangkuan. Ia teringat semua hal buruk yang dialami karena ulah tak bertanggung jawab Anjani.
Ia kelaparan, selalu menjadi sasaran kemarahan Maya dan Viki, terasing, tak mendapat kasih sayang dan sampai harus menjual diri. Dan apa? Orang yang menjadi penyebab itu semua tampak baik-baik saja, malah melempar senyum puas kepadanya saat ini.
Hot Chapters