Raina
itsluvi_cinta yang terlewatkanmengapa belum siap aku kehilangan dirimumaafkan telah hilang rasa cinta iniaku sangat merindukan mu
Ghina menepuk-nepuk pundakku.
Mataku mengarah ke pintu, Tante Venna turut menjadi tamu undangan yang hadir. Ibu dari Galih ini tampil elegan meskipun di usianya yang sudah senja. Rambutnya disanggul rapi, sudah selayaknya ibu pejabat.
“Tuh, camer lo.” Ghina menggoda dengan menyenggol lenganku.
“Gue mendadak gemeteran gini,” bisikku, berharap tidak ada yang mendengar. “Gue kalo salah ngomong gimana? Secara sama orang tua harus sopan. Harus formal gak nih?”
Hot Chapters