Aduh, Pak Yono tak Tahan!
Gadis itu seolah tidak peduli dengan tatapan sesekali dari abang penjual sate; matanya hanya terkunci pada Yono, memancarkan binar lapar yang bukan berasal dari urusan perut.
"Mas, cobain deh sate kambingnya. Potongannya gede, empuk banget lagi," ucap Maya, suaranya melembut manja.
Tanpa menunggu jawaban, jemari lentik Maya meraih satu tusuk sate, lalu dengan gerakan lambat yang sengaja dibuat sensual, ia mengarahkan daging berbumbu itu tepat di depan bibir Yono. Matanya menatap lekat, menantang kepatuhan pria di depannya.