Pustaka
Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
RANIA

RANIA

Lihat cintanya di tolak mentah mentah. " Shitt, gada yang bisa milikin lo selain gue Rania Surya Mahendra "
105.7K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 228 kali sebagai maya satou
Baca
+Pustaka
Safira Aswanta

Safira Aswanta

Cuma sayangnya saat itu pegawai toko itu lupa menyisihkan kalau sepatu itu sudah ada yang memesan. Sepertinya Safira sangat kecewa. Sekali dia suka ternyata sudah milik orang lain. Akhirnya Safira memutuskan untuk mengambil sepatu higheellsnya yang berwarna hitam. Tidak apa kalau yang berwarna hitam, warna hitam itu netral masuk ke warna setelan baju berwarna apapun pikir Safira.
2.4K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 56 kali sebagai maya satou
Baca
+Pustaka
Karrie Karina

Karrie Karina

seru si wanita dewasa yang duduk di hadapan monitor. Mereka diam. Diam. Diam merayap. "Itu siapa?" tanya wanita dewasa yang di depan monitor, menunjuk seorang wanita paruh baya yang terlihat di monitor. "Itu ...." Remaja perempuan mendekat, menopang tubuh pada meja. Kepalanya mendekat ke monitor sedekat mungkin, memicingkan matanya agar dapat melihat jelas. "Bu Yosi?"
103.0K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 95 kali sebagai maya satou
Baca
+Pustaka
LAILA

LAILA

Pak Satpam terlihat sibuk menenangkan murid yang ketakutan dan membiarkan Wira masuk ke dalam untuk menolong Tiara. "Apa dia kerasukan?" Tanyaku. Gadis kenalan Wira juga ikut masuk dan menghampiri, "Kalau kerasukan dia akan mengamuk seperti lainnya. Mungkin dia cuma pingsan." "Yasmine, panggil ambulan." Perintah Wira. Jadi gadis itu namanya Yasmine. Saat Yasmine mencoba menghubungi ambulan, Sofia bicara. "Pakai mobil aku saja." Wira langsung mengangkat Tiara. Sofia langsung pergi mengambil mobilnya.
107.4K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 286 kali sebagai maya satou
Baca
+Pustaka
Dara Ameera

Dara Ameera

Orang itu adalah Mona. ***** Byur! Seseorang baru saja menyiramkan segayung air, kepada wanita yang sedang duduk di atas kursi kayu, dan dalam keadaan terikat. Wanita itu terkejut, dan membuka kedua kelopak matanya. Ia kembali terkejut, saat melihat sosok wanita yang berdiri di hadapannya, dengan memegang sebuah gayung di tangannya. "Mona?" ucapnya dengan nada tidak percaya. Ia melihat keadaannya saat ini, kemudian, kedua matanya membulat, saat ia melihat dirinya sendiri yang sedang terikat di sebuah kursi.
107.2K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 286 kali sebagai maya satou
Baca
+Pustaka
Seuntai Janji

Seuntai Janji

Dia menoleh ke kanan ketika dipanggil perempuan tadi yang ternyata masih mengenalinya. "Mas, ketemu lagi kita," sapa perempuan bermata cukup besar seraya tersenyum. "Ya, mau ke Canberra, juga, ya?" tanya Imran. "Ya." Perempuan tersebut mengulurkan tangan kanan. "Kita sudah dua kali ketemu, tapi belum kenalan. Saya, Maudy Yasinta," paparnya.
102.9K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 80 kali sebagai maya satou
Baca
+Pustaka
Pria 'Shift Malam'

Pria 'Shift Malam'

Rey menatap pic profil chat milik Mitsuko, si cantik jelita sama sekali tidak memasang foto senyum, justru sebaliknya, wajah jutek sengaja dia pasang. Mau tak mau Rey senyum sendiri, gemas juga menatap pic Mitsuko ini. “Wanita yang unik, lucu, dikit ugal-ugaan dan blak-blakan, tapi bikin kangen!” kembali bibir Rey bergumam sendiri. Rey ingat artis film Mayang Naomi, wajah Mitsuko mirip sekali dengan artis itu, apalagi mereka sama-sama keturunan Jepang.
1061.5K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 1.7K kali sebagai maya satou
Baca
+Pustaka
TUAN MUDA WIJAYA YANG BERGAIRAH

TUAN MUDA WIJAYA YANG BERGAIRAH

Di sampingnya, seorang wanita muda dengan kecantikan yang tajam dan dingin sedang menyeduh teh. Wanita itu adalah Yuki Sato. Putri tunggal Kenji, seorang lulusan MIT di bidang kriptografi sekaligus pewaris takhta klan Sato. Mata Yuki yang berwarna cokelat gelap bertemu dengan mata elang Surya. Ada percikan instan di sana—bukan hanya ketertarikan fisik, tapi pengakuan akan kekuatan intelektual yang setara.
988 DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 30 kali sebagai maya satou
Baca
+Pustaka
Aduh, Pak Yono tak Tahan!

Aduh, Pak Yono tak Tahan!

Gadis itu seolah tidak peduli dengan tatapan sesekali dari abang penjual sate; matanya hanya terkunci pada Yono, memancarkan binar lapar yang bukan berasal dari urusan perut. "Mas, cobain deh sate kambingnya. Potongannya gede, empuk banget lagi," ucap Maya, suaranya melembut manja. Tanpa menunggu jawaban, jemari lentik Maya meraih satu tusuk sate, lalu dengan gerakan lambat yang sengaja dibuat sensual, ia mengarahkan daging berbumbu itu tepat di depan bibir Yono. Matanya menatap lekat, menantang kepatuhan pria di depannya.
1011.3K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 294 kali sebagai maya satou
Baca
+Pustaka
Suami Pelitku Menyesal Setelah Berpisah Denganku

Suami Pelitku Menyesal Setelah Berpisah Denganku

Aku menatap kagum sahabatku itu. Maya menggunakan pakaian pengantin dengan kebaya khas Sunda berwarna putih, dengan hiasan bunga melati di kepalanya yang tertutup hijab. "Kamu kemana aja Huma? dari semalam aku hubungi nggak ada jawaban sama sekali," tanya Maya. "Maaf, Maya! Aku semalam nginap di rumah Aa'Wahyu, handphoneku lowbat," jawabku.
1022.8K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 753 kali sebagai maya satou
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
123456
...
9
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status