Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
Langit & Mega

Langit & Mega

"Jangan galak-galak dong, Meg. Katanya nggak mau cepet tua." "Ya, makanya lho jangan ganggu gue terus. Lo nggak capek?" Aku berseru sinis. "Engga, kecuali kalau Mega suruh aku lari-lari." ujar Langit sambil tersenyum lebar memperlihatkan deretan gigi-giginya yang rapi dan putih. Aku menatapnya bingung bercampur sebal lalu mencoba mangatur emosi agar tidak selalu tersulut amarah.
108.2K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 221 kali sebagai megami no cafe terrace
Baca
+Pustaka
Marga Kuromori

Marga Kuromori

Hatinya berdegup kencang mengingat dia tidak pernah memberontak seperti ini. Ini masih terbilang pagi dengan sinar kala Mirae ke luar kamar, berarti dia bisa memaksakan tubuhnya keberadaan Kasami. Beruntung ada segerombolan gadis muda sepantarnya yang bisa ditanya oleh Mirae. Seperti seorang penyamun segerombolan gadis ini menurut Mirae, pertama kali disapanya, mereka menyambut sekaligus langsung tahu identitas dirinya. “Kau dari Makigara, kan? Selamat datang.”
103.5K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 116 kali sebagai megami no cafe terrace
Baca
+Pustaka
Twins D

Twins D

) memasuki sebuah cafe yang sangat khas dengan nuansa Doraemon, dari dinding yang bercat biru, bercorak Doraemon, pintu, kursi, meja, hampir semua benda di cafe itu berwarna biru dan putih. Mereka memilih duduk di meja paling pojok yang terbuka menghadap ke luar dengan pemandangan aneka pepohonan kerdil yang sangat lucu. Taman di cafe itu didesain khas Jepang. Tanpa AC, yang ada hanya angin semilir yang menerbangkan helai-helai rambut nakal cewek-cewek yang memilih duduk dipinggiran. Tak lama pelayan datang menanyakan pesanan mereka. Dengan cepat mereka menyebutkan pesanan masing-masing karena memang sudah merencanakannya sebelum datang ke cafe.
9.934.4K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 1.2K kali sebagai megami no cafe terrace
Baca
+Pustaka
Istri Pengganti Istriku

Istri Pengganti Istriku

‘Aku terjebak macet, tolong tunggu sebentar’ Tidak ada balasan dari Sammy. Sinar hanya pasrah, jika nanti Sammy benar-benar pulang maka ia akan menyusul ke bengkelnya. Tidak susah mencari lokasi Chic Caffe&Resto, caffe ini termasuk cafe kelas atas dimana pemiliknya adalah seorang aktor ternama yang menyukai dunia otomotif, caffe ini bernuansa cozy dan juga mewah dilengkapi dengan area golf mini untuk sekedar melepas penat menyalurkan hobi. Sinar merasa keheranan, bagaimana bisa Sammy mengatakan bahwa pemilik cafe ini adalah temannya.
101.0K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 28 kali sebagai megami no cafe terrace
Baca
+Pustaka
ANNORA

ANNORA

ucap Devan. "Eh, bentar. Kalian ngomongin cafe apa tadi?" tanya Gema. "Garden Coffee, " jawab mereka. Gema yang tersadar sesuatu pun menatap tajam mereka semua. "Enak aja aneh. Itu cafe punya gue woi, " ucapnya tak santai. Reaksi mereka biasa - biasa saja mendengar pengakuan dari Gema. "Pantesan aja aneh. "
104.4K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 143 kali sebagai megami no cafe terrace
Baca
+Pustaka
Will You Marry Me

Will You Marry Me

Perfect Mega❤ Tbc
104.2K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 143 kali sebagai megami no cafe terrace
Baca
+Pustaka
AMORAGA

AMORAGA

"Makanannya?" "Boleh minta makan juga? Oke, karena gue gak terlalu lapar, gue mau cemilan, apa aja yang rasa cokelat. Kalo bisa, sih, cake." "Oke." Tak lama, Raga datang membawa segelas susu dengan es batu yang sudah dihancurkan agak halus dan potongab cake cokelat di atas piring dengan sendok kecil disampingnya. Persis seperti permintaan Amora. Cewek itu menatap Raga tak percaya. "Gila. Ini markas apa kafe? Yang gue mau ada semuanya."
109.0K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 225 kali sebagai megami no cafe terrace
Baca
+Pustaka
Halte Cafe

Halte Cafe

Hingga membuat seorang pria mendongakkan kepala ke arah pintu masuk. "Selamat siang. Selamat datang di Halte Cafe," sambut Yuya sang Owner cafe. Mata pria itu sedikit menyipit tatkala melihat warna kelabu berpendar keluar dari tubuh Elea. Wanita dengan rambut diikat ke atas itu pun melangkah semakin jauh ke dalam cafe. Manik matanya berpendar ke seluruh ruangan. Dilihatnya, bahwa dindingnya berlapis batu bata cokelat. Tidak ada lampu yang digantung pada langit-langit. Melainkan sebuah tiang lampu minyak seperti London di zaman Jack The Ripper yang menyebar ke segala tempat.
2.5K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 91 kali sebagai megami no cafe terrace
Baca
+Pustaka
MAGIC CARD

MAGIC CARD

gumam Isamu dalam hati. Isamu akhirnya menyadari bahwa kelemahan dari Naga Api Neraka itu berada di sekitar leher bagian atas karena hanya saat akan menyerang area itu, Naga Api Neraka baru menggunakan kekuatan untuk bertahan. Isamu lalu menyeringai dan berseru pada Miekato. “Miekato, apakah kau bisa membuat hujan disekitar sini?” “Aku masih memiliki cukup kekuatan untuk membuat hujan yang sangat lebat. Tapi, aku hanya bisa membuatnya sekali saja karena energiku sudah hampir terkuras habis,” jawab Miekato.
106.4K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 191 kali sebagai megami no cafe terrace
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
12
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status