Library
Filter By
Updating status
AllOngoingCompleted
Sort By
AllPopularRecommendationRatesUpdated
MAAF

MAAF

tanya Cahyo saat baru pulang kerja dan menemukan istrinya sudah ada di dapur, sedang membuatkan susu jahe untuknya. “Tadi habis nonton, Mas.” segera disodorkannya cangkir berisi cairan putih pekat itu mendekat ke Cahyo. “Besok kamu libur kan? Aku mau ngajak kamu ke kantor.” “Ada acara apa, Mas?” “Ada relasi yang pengen ketemu sama kamu.” tidak ada tindakan lain selain hanya mengangguk untuk Yuni.
103.5K viewsOn holdAdded to Library 119 Times as kafe micasa
Read
+Library
FATED

FATED

Apa kafe ini adalah kafe punya Sky4, ya? “Nah, ini minumanmu. Ice chocolate with muffin top,” kata staff itu entah dari mana asalnya. “Kamsahamida. Maaf, sudah merepotkan.” “Tidak merepotkan, kok. Oh iya, kalau bicara sama aku tidak usah pakai bahasa formal,” katanya sambil tersenyum. “Ah, begitu.” “Oh iya, kita belum kenalan, ya? Perkenalkan namaku Michelle Jung.”
104.5K viewsCompletedAdded to Library 131 Times as kafe micasa
Read
+Library
Adikku Ingin Jadi Maduku

Adikku Ingin Jadi Maduku

"Sepertinya sibuk sekali." Melissa membenahi tempat duduknya. "Terima kasih ya, Kaf. Berkat kamu aku masih bisa ikut meeting ini. Terima kasih sekali. Nggak tahu gimana jadinya kalau aku tidak ada kamu," ujarnya kemudian dengan menggeleng pelan. "Sama-sama," ujar Kafka. "Habis ini mau ke mana?" Dia bertanya. "Aku mau ke tempat pemancingan di dekat sini." Dia memberitahu dengan kekehan.
103.1K viewsCompletedAdded to Library 69 Times as kafe micasa
Read
+Library
Hasrat Tuan Pengacara

Hasrat Tuan Pengacara

Dia masih ada waktu, Damian bisa memilih langsung ke rumah sakit tempat janji dengan psikiater itu, atau pergi ke tempat lain. Damian kemudian melangkah kea rah mobilnya, lebih baik dia pergi ke café mimosa sambil menghabiskan waktu. Untuk balik ke kantor rasanya tanggung. ** Monik memainkan ujung gelasnya yang berisi teh aroma mawar yang sedap. Café mimosa ini unik, dia menyediakan beragam menu teh dengan rasa yang tidak umum, tapi enak. Belum lagi cemilannya yang manis tapi tidak terlalu bikin sakit gigi dan ngilu karena rasa manisnya yang pas membuat Monik merasa senang bisa datang ke café ini lagi.
3.7K viewsOngoingAdded to Library 92 Times as kafe micasa
Read
+Library
Pengantin Pengganti untuk Presdir Lumpuh

Pengantin Pengganti untuk Presdir Lumpuh

Bisik Marissa penuh keyakinan. Cocoa Cafe Melissa menopang dagu sambil menatap Lee yang sedang membuatkannya es coklat. Ditatapnya otot tangan Lee yang kencang. Pria itu pasti pekerja keras. Sama seperti Rio dan Raga bosnya di toko roti. “Sepertinya kafe bukan pekerjaan utamamu, kan?” Tanya Melissa. “Kenapa?” Tanya Lee yang sedang menuangkan es coklat Melissa ke dalam gelas.
918.0K viewsOn holdAdded to Library 702 Times as kafe micasa
Read
+Library
BASTARD IN THE BUS

BASTARD IN THE BUS

Rambut ikal dengan potongan pendek ditambah mata indah, seindah mata kakak lelakinya. "Hei, Mae. Dari mana kamu tahu tempatku bekerja?" Mae tersenyum tipis. "Kita ke Three Times Coffee?" Tanyanya tanpa menggubris pertanyaan Lisa. Lisa mengangguk dan melangkah bersisian dengan Mae. "O, enggak. Di kafe yang ada di lantai dasar saja." Ujar Mae cepat. "Aku sudah lama tak ke sana." Lisa mengangkat bahu.
103.2K viewsOngoingAdded to Library 82 Times as kafe micasa
Read
+Library
Takdir Cinta (Rayyan dan Afikah) Spin off Ketulusan Hati Ami

Takdir Cinta (Rayyan dan Afikah) Spin off Ketulusan Hati Ami

ujar Renata menimpali. “Apa kamu suka, Ren?” tanya Arka sambil tersenyum manis. “Ya jelas sukalah, tempatnya bagus dan nyaman,” jawab Renata yang diangguki sama seperti yang lain. “Eh, nama kafenya juga seperti namamu, Ren. Renata’s kafe and resto,” ucap Afikah seraya menunjukkan buku menu di kafe itu ke dalam semua keluarga. Arka tersenyum tipis melihat semuanya tercengang.
8.4K viewsCompletedAdded to Library 318 Times as kafe micasa
Read
+Library
Pembungkaman Dua Gadis Nahas

Pembungkaman Dua Gadis Nahas

Jelas cleaning service tersebut. “Loh, kalau hanya orang tertentu yang boleh masuk. Artinya cafe ini juga milik Kai?” Siska heran, sebab Kai belum pernah cerita kalau cafe itu miliknya. Siska akhirnya menurut dan dia masuk kamar mandi. “Kalau aku masuk sini, ya nggak bisa lah mengecek ada Kai atau tidak di dalam office itu.” Gerutu Siska. Di dalam kamar mandi, Siska melihat ada ventilasi kecil. Dia mencoba menaiki water closet dan ternyata karena dia pendek dia tidak bisa melihat apa-apa. Namun, Siska bisa mendengar dengan jelas ada suara Kai.
772 viewsOngoingAdded to Library 30 Times as kafe micasa
Read
+Library
Sweet Coffee

Sweet Coffee

Septian sembari menatap kearahku. Kualihkan pandanganku menatapnya, “aku tidak begitu paham tapi kamu menjelaskan dengan sangat baik. Aku penasaran, kafe mana yang akan menjalin kerja sama dengan perusahaanmu. Kalau tebakanku benar, apa itu Kafe Mandellin?” “Kafemu,” Septian menjawab dengan santai. Aku mengangguk-anggukkan kepala namun setelah sadar apa yang diucapkannya, aku menatapnya tidak percaya, “a-apa aku tidak salah dengar?”
3.0K viewsOngoingAdded to Library 105 Times as kafe micasa
Read
+Library
KAMASEAN

KAMASEAN

Wanita berusia dua puluh tahun itu menginjakkan kaki di pelataran sebuah galeri lukisan bernama Gheoff Art. Sudah hampir seminggu ia tidak datang ke sana karena merasa kurang enak badan. Sudah hampir seminggu juga ia tidak dapat menghubungi Frans Geoff Richardson, kekasihnya sekaligus pemilik galeri itu. Sebelum membuka pintu, wanita bernama Kamasean Shirly itu tampak menambah polesan lipstik di bibirnya. Ia tidak ingin tampil pucat di hadapan Frans.
102.1K viewsOngoingAdded to Library 79 Times as kafe micasa
Read
+Library
PREV
123456
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status