Hayu
“Silakan saja pesan, Pak. Saya akan menemani Bapak makan. Saya tak akan melewatkan rejeki begitu saja, apalagi kalau Bapak memesan daging yang mahal itu.”
Rumi menaik-turunkan alisnya, menantang bosnya untuk mengeluarkan black card, toh terlanjur malu, kepalang basah ya sudah, malu-maluin saja sekalian.
“Tumben kamu mau memanfaatkan saya, biasanya, saya paksa pun, kamu tidak pernah mau. Jadi saya pesan buat dua orang.”
Hot Chapters