Terpaksa Menikahi Om-Om
"Semuanya pasti akan indah pada waktunya Megu, Tuhan sudah memberikan rezeki kepada hambanya. Oh ya, adik kamu yang namanya Fumie itu masih males gak?"
Magumi mengangguk. "Kemarin, dia gak mau nyapu sama ngepel. Aku yang jadi gantinya. Enak banget tidur makan main hp doang. Uang aku yang di meja belajar aja di ambil sama Fumie, gak bilang-bilang lagi. Cuman beli kuota doang malah mencuri uangku, huhh menyebalkan. Awas aja ya nanti," ucap Megumi penuh penekanan, tangannya gatal ingin menonjok Fumie karena gemasnya.