Filter By
Updating status
AllOngoingCompleted
Sort By
AllPopularRecommendationRatesUpdated
Balas Dendam Putri Terbuang: Jenderal, Mengakulah!

Balas Dendam Putri Terbuang: Jenderal, Mengakulah!

Li Hua merasa seperti anak kecil di toko permen. ​“Ramuan ini, Nyonya, akan membuat kulit Anda sehalus porselen. Dan minyak wangi ini, diambil dari bunga langka di puncak gunung es,” jelas Mei Qing dengan suara meyakinkan. ​Li Hua duduk di bangku kayu yang disediakan, membiarkan Mei Qing mengoleskan beberapa produk di tangannya. Dalam suasana yang nyaman dan penuh pujian itu, pertahanan emosional Li Hua runtuh. Keresahan yang selama ini ia pendam, tiba-tiba keluar.
1012.4K viewsKumpletoIdinagdag sa Library 446 Beses bilang mei hua flower
Read
+Library
Sentuhan Hangat Tuan Muda

Sentuhan Hangat Tuan Muda

Suara ponselnya berbunyi, Mei Yan menaruh kopi yang sedang diminum di atas meja kecil di balkon apartemen Chen Fu. "Hah suamiku. Baru juga berangkat ke kantor sudah mengirimkan pesan," batin Mei Yan sambil nyengir. Ketika membukanya wanita mungil itu tersenyum. Apalagi ada foto bunga anggrek kesukaan dirinya. "Kok dia tau bunga kesukaanku," batin Mei Yan. Kemudian wanita itu mengirimkan pesan balik. Hai Suamiku, thanks.
101.5K viewsKumpletoIdinagdag sa Library 43 Beses bilang mei hua flower
Read
+Library
Istri yang Tak Kau Harapkan

Istri yang Tak Kau Harapkan

“Selamat siang, selamat datang di Hanabee. Ada yang bisa saya bantu?” “Saya mau satu buket bunga, agak besar,” jelas Kai. “Bunganya bunga apa?” Perempuan yang mengenakan apron tersebut melangkah keluar dan menghampiri Kai. “Mawar putih dan baby breath.” “Ada warna khusus yang diinginkan untuk kertasnya?” “Oh, nggak ada. Warna cokelat muda kayak yang waktu itu saya beli juga bagus.”
105.2K viewsOngoingIdinagdag sa Library 114 Beses bilang mei hua flower
Read
+Library
Aroma Dalam Mimpi

Aroma Dalam Mimpi

“Ada sesuatu yang... hangat dan hidup di sini. Seolah tempat ini menyimpan rahasia, tapi bukan rahasia yang menyeramkan, melainkan sesuatu yang penuh kasih dan kenangan.” Ren mengikuti langkah Elena dengan pandangan lembut. Dia mengambil salah satu bunga dari pot terdekat—sebatang mawar berwarna peach lembut—dan menyerahkannya pada Elena. “Ini varietas langka. Dulu hanya mekar sekali setahun, tapi sejak rumah kaca ini dirawat dengan sistem baru, mereka bisa bermekaran dua kali. Kupikir bunga ini cocok untukmu.” Elena menerima mawar itu dengan hati-hati. “Terima kasih... Aku jarang melihat warna seperti ini.”
103.4K viewsOngoingIdinagdag sa Library 127 Beses bilang mei hua flower
Read
+Library
Penguasa Fisik Tanpa Batas

Penguasa Fisik Tanpa Batas

Kemudian Xue Mei kecil mengangkat tangannya ke atas, dan muncul bunga teratai merah sebesar gunung di atas kepalanya yang kecil. Saat Xue Feng dan yang lainnya penasaran apa efek yang dapat ditunjukkan bunga teratai yang besar tersebut, bunga tersebut mulai mekar yang memperlihatkan lebih banyak bunga teratai merah yang muncul terbang memenuhi langit.
1093.1K viewsKumpletoIdinagdag sa Library 2.4K Beses bilang mei hua flower
Ipakita ang mga Review (15)
Read
+Library
Zhu Phi
ijin promo ya Thor ... S2 Legenda Pedang Naga Emas sudah rilis dengan judul Dewa Immortal Naga Emas. Baca juga Pendekar Kitab Iblis yang akan Tamat dalam waktu dekat. Siapa bilang villain tidak bisa jadi MC? Sukses selalu ya...
Pok Jang
Meskipun begitu, di bab-bab tersebut kita dapat melihat dan mengikuti perkembangan awal dari protagonis kita. Saya akan berupaya untuk menerbitkan dua bab setiap harinya sehingga Anda dapat menikmati cerita dengan lebih cepat. Terima kasih sekali lagi atas perhatian Anda.
Basahin ang Lahat ng Review
Puncak Benua

Puncak Benua

Dengan tersenyum ia berkata, "Kita tidak salah, memang di sini tempatnya." Aaron memperhatikan apa yang dimaksud Meiyo, segera ia menemukan tumbuhan seperti bunga anggrek di puncak ketiga pilar tersebut. Bunga itu menyemburkan sinar merah muda, di bagian bawah bunga itu ada beberapa daun berwarna gelap tua. Terasa konsentrasi aliran energi panas seperti berkumpul di sekitar bunga itu. Herbal mistis itu tampak belum terlalu tua, tetapi telah memenuhi syarat untuk dijadikan sebagai bahan obat.
106.8K viewsOngoingIdinagdag sa Library 239 Beses bilang mei hua flower
Read
+Library
Nona, Tuan CEO Ingin Lebih dari Semalam

Nona, Tuan CEO Ingin Lebih dari Semalam

Kai tersenyum lembut memperhatikan perut istrinya yang sudah terlihat besar. "Aku sejak kemarin suka duduk di sini. Bunga-bunga milik Mama semuanya bermekaran, bunga Magnolia di sana juga mekar semua, bunga Hydrangea, bunga Bougenville warna ungu di depan juga sangat cantik, belum lagi bunga mawar dan yang lainnya. Aku senang melihatnya..." Elodie tersenyum padanya. Kai duduk di samping Elodie. Laki-laki itu mengusap perut istrinya dan menyandarkan kepala Elodie di pundak kekarnya.
9.8109.8K viewsKumpletoIdinagdag sa Library 2.3K Beses bilang mei hua flower
Read
+Library
Ketika Bunga Kembali Mekar

Ketika Bunga Kembali Mekar

Di sepanjang jalan, dia mendengar kekaguman orang-orang saat melihat kembang api. "Ada orang yang khusus memesan kembang api ini, ya? Semuanya ada huruf yang sama muncul." "Benar! Ada huruf S di dalam lambang hati. Ada huruf S di bawah kata LOVE, huruf S itu pasti inisial nama seorang gadis!" "Siapa gadis yang beruntung itu? Pacarnya baik sekali mempersiapkan pertunjukan kembang api seperti ini."
3.1K viewsKumpletoIdinagdag sa Library 80 Beses bilang mei hua flower
Read
+Library
Sentuhan Adik Sahabatku

Sentuhan Adik Sahabatku

Helena berdiri di ambang pintu, senyum menggoda tersungging di wajahnya. “Oh, ini namanya hydrangea, Mbak?” Helena masuk, mendekat ke meja Jennar. “Iya. Peony pink plus hydrangea putih,” katanya sambil menunduk memperhatikan buket itu. “Gila sih … sumpah cantik banget. Tiap hari makin niat.” Jennar mengangkat buket itu perlahan, mendekatkannya ke hidung. Aromanya ringan, menenangkan. “Iya ya. Aku sampai mikir … apa toko bunganya ganti florist tiap hari.”
1018.6K viewsOngoingIdinagdag sa Library 577 Beses bilang mei hua flower
Read
+Library
ROSES

ROSES

Bibi Chitta yang baru datang dari pasar langsung terkejut melihat kedatangan suaminya, tapi sebelum itu beliau menatap ku sembari tersenyum. --- Aku senang melihat tumbuhan di dalam hutan tumbuh dengan baik, banyak pohon yang berbuah dan tumbuhan obat juga tumbuh dengan cepat. Sepertinya satu keranjang saja tidak cukup untuk mengambil semua persediaan ini.
102.8K viewsOngoingIdinagdag sa Library 68 Beses bilang mei hua flower
Read
+Library
PREV
1
...
34567
...
9
I-scan ang code para mabasa sa App
DMCA.com Protection Status