Pustaka
Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
Aroma Dalam Mimpi

Aroma Dalam Mimpi

“Ada sesuatu yang... hangat dan hidup di sini. Seolah tempat ini menyimpan rahasia, tapi bukan rahasia yang menyeramkan, melainkan sesuatu yang penuh kasih dan kenangan.” Ren mengikuti langkah Elena dengan pandangan lembut. Dia mengambil salah satu bunga dari pot terdekat—sebatang mawar berwarna peach lembut—dan menyerahkannya pada Elena. “Ini varietas langka. Dulu hanya mekar sekali setahun, tapi sejak rumah kaca ini dirawat dengan sistem baru, mereka bisa bermekaran dua kali. Kupikir bunga ini cocok untukmu.” Elena menerima mawar itu dengan hati-hati. “Terima kasih... Aku jarang melihat warna seperti ini.”
103.6K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 138 kali sebagai mei hua flower
Baca
+Pustaka
Penguasa Fisik Tanpa Batas

Penguasa Fisik Tanpa Batas

Kemudian Xue Mei kecil mengangkat tangannya ke atas, dan muncul bunga teratai merah sebesar gunung di atas kepalanya yang kecil. Saat Xue Feng dan yang lainnya penasaran apa efek yang dapat ditunjukkan bunga teratai yang besar tersebut, bunga tersebut mulai mekar yang memperlihatkan lebih banyak bunga teratai merah yang muncul terbang memenuhi langit.
1093.5K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 2.4K kali sebagai mei hua flower
Tampilkan Ulasan (15)
Baca
+Pustaka
Zhu Phi
ijin promo ya Thor ... S2 Legenda Pedang Naga Emas sudah rilis dengan judul Dewa Immortal Naga Emas. Baca juga Pendekar Kitab Iblis yang akan Tamat dalam waktu dekat. Siapa bilang villain tidak bisa jadi MC? Sukses selalu ya...
Pok Jang
Bab 279 masih menunggu penerbit untuk lulus modifikasi. Apakah mereka cuti hari ini? Harap sabar ya.. Mungkin bab 280 dan 281 harus menunggu bab 279 selesai direview oleh penerbit agar bisa lulus modifikasi. TQ.
Baca Semua Ulasan
Puncak Benua

Puncak Benua

Dengan tersenyum ia berkata, "Kita tidak salah, memang di sini tempatnya." Aaron memperhatikan apa yang dimaksud Meiyo, segera ia menemukan tumbuhan seperti bunga anggrek di puncak ketiga pilar tersebut. Bunga itu menyemburkan sinar merah muda, di bagian bawah bunga itu ada beberapa daun berwarna gelap tua. Terasa konsentrasi aliran energi panas seperti berkumpul di sekitar bunga itu. Herbal mistis itu tampak belum terlalu tua, tetapi telah memenuhi syarat untuk dijadikan sebagai bahan obat.
107.3K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 255 kali sebagai mei hua flower
Baca
+Pustaka
Nona, Tuan CEO Ingin Lebih dari Semalam

Nona, Tuan CEO Ingin Lebih dari Semalam

Kai tersenyum lembut memperhatikan perut istrinya yang sudah terlihat besar. "Aku sejak kemarin suka duduk di sini. Bunga-bunga milik Mama semuanya bermekaran, bunga Magnolia di sana juga mekar semua, bunga Hydrangea, bunga Bougenville warna ungu di depan juga sangat cantik, belum lagi bunga mawar dan yang lainnya. Aku senang melihatnya..." Elodie tersenyum padanya. Kai duduk di samping Elodie. Laki-laki itu mengusap perut istrinya dan menyandarkan kepala Elodie di pundak kekarnya.
9.8110.5K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 2.3K kali sebagai mei hua flower
Baca
+Pustaka
Ketika Bunga Kembali Mekar

Ketika Bunga Kembali Mekar

Di sepanjang jalan, dia mendengar kekaguman orang-orang saat melihat kembang api. "Ada orang yang khusus memesan kembang api ini, ya? Semuanya ada huruf yang sama muncul." "Benar! Ada huruf S di dalam lambang hati. Ada huruf S di bawah kata LOVE, huruf S itu pasti inisial nama seorang gadis!" "Siapa gadis yang beruntung itu? Pacarnya baik sekali mempersiapkan pertunjukan kembang api seperti ini."
3.3K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 86 kali sebagai mei hua flower
Baca
+Pustaka
Sentuhan Adik Sahabatku

Sentuhan Adik Sahabatku

Helena berdiri di ambang pintu, senyum menggoda tersungging di wajahnya. “Oh, ini namanya hydrangea, Mbak?” Helena masuk, mendekat ke meja Jennar. “Iya. Peony pink plus hydrangea putih,” katanya sambil menunduk memperhatikan buket itu. “Gila sih … sumpah cantik banget. Tiap hari makin niat.” Jennar mengangkat buket itu perlahan, mendekatkannya ke hidung. Aromanya ringan, menenangkan. “Iya ya. Aku sampai mikir … apa toko bunganya ganti florist tiap hari.”
1019.2K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 595 kali sebagai mei hua flower
Baca
+Pustaka
ROSES

ROSES

Bibi Chitta yang baru datang dari pasar langsung terkejut melihat kedatangan suaminya, tapi sebelum itu beliau menatap ku sembari tersenyum. --- Aku senang melihat tumbuhan di dalam hutan tumbuh dengan baik, banyak pohon yang berbuah dan tumbuhan obat juga tumbuh dengan cepat. Sepertinya satu keranjang saja tidak cukup untuk mengambil semua persediaan ini.
102.9K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 71 kali sebagai mei hua flower
Baca
+Pustaka
PERNIKAHAN yang TERTUKAR

PERNIKAHAN yang TERTUKAR

Di kanan-kiri jalan dan diseluruh area taman, deretan pohon flamboyan berukuran besar dengan bunga yang sedang bermekaran, terlihat padu dengan deretan bunga tulip berwarna-warni yang di tanam di sepanjang tepian sungai Winne. "Hai lihat itu!!" teriak Maeera penuh antusias sembari menunjuk ke arah kerumunan orang yang sedang berkumpul di area taman. Mereka terlihat sedang mengantri masuk ke sebuah event yang di gelar di Yun Garden. Maera berlari kecil menuju kerumunan itu, diikuti Kai yang berjalan pelan di belakangnya. "Special Event Novel "Flower Who Never Blom" Maera membaca tulisan besar yang terpampang di gerbang masuk acara yang berdesain Paifang khas China.
1021.1K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 715 kali sebagai mei hua flower
Baca
+Pustaka
Nestapa Menikah Dengan Mafia

Nestapa Menikah Dengan Mafia

Tentu saja aku masih mendengarnya dan detik itu juga kulempar tatapan permusuhan padanya. “Ini Tuan.” Aku kembali menunjukkan bunga kecil berwarna putih dengan inti warna kuning keorenan. Mirip seperti bunga matahari namun lebih kecil. “Namanya Bunga Daisy. Cantik kan Tuan? Sama sepertiku kan?” Aku tersenyum manis dengan bunga itu menempel di pipi merahku. Orang lain pasti mengira aku adalah orang yang tidak tahu malu. Aku tidak peduli. Aku ingin Tuan David tahu jika aku bukan wanita lemah. Aku hanya ingin memberikan kebahagiaan yang kurasakan pada orang sekitarku.
1.2K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 43 kali sebagai mei hua flower
Baca
+Pustaka
Balada Ming Yuan

Balada Ming Yuan

"Peony merah muda." Zhuge Yue memastikan. Dalam hati ia berkata, apa? Bunga Peony? Yang benar saja. Ini bunga teratai! Ya ampun, dikira aku ini pendeta. Sekali lagi! Zhuge Yue tidak ingin mengecewakan Ming Yuan, jadi pria itu tersenyum sambil mengusap puncak kepala Ming Yuan yang terlihat senang. "Terima kasih, aku akan menyimpan ini sebaik mungkin."
1013.6K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 545 kali sebagai mei hua flower
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
1
...
345678
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status