Library
Filter By
Updating status
AllOngoingCompleted
Sort By
AllPopularRecommendationRatesUpdated
TOPENG MANIS SANG PEMBUNUH

TOPENG MANIS SANG PEMBUNUH

Mata mereka bertemu ,sekejap, namun cukup untuk mengguncang isi perut dan dada Hera. “Kenapa kau datang?” suara Hera bergetar, tapi bukan karena takut. Pria itu diam. Ia meletakkan sesuatu di meja, setangkai bunga kamelia merah dan sekeping coklat berbentuk hati dengan pita merah muda diatasnya. Hera menatap bunga itu dengan seksama ia sangat tahu bahwa filosopi bunga kamelia merah melambangkan tentang cinta, gairah, dan keinginan seseorang yang mendalam, mereka sudah mempelajari itu di semester awal.
865 viewsOngoingAdded to Library 24 Times as mei hua flower
Read
+Library
My Lord Devil

My Lord Devil

Wu Mei Xiang menatap dan memeriksa bunga tersebut tanpa lebih banyak menyentuhnya. Dia menggunakan seruling hitam di tangannya---pemberian suaminya untuk menyingkap daun dan batang bunga mawar aneh itu. Sekilas bentuknya sama saja dengan yang ada di dunia manusia. “Oh, ternyata begini bunga iblis. Aneh juga,” ucap Wu Mei Xiang lagi-lagi hanya berbicara sendiri.
9.98.2K viewsCompletedAdded to Library 327 Times as mei hua flower
Read
+Library
Pesona Suami Wasiatku

Pesona Suami Wasiatku

"Kami sudah menyiapkan konsep modern floral sesuai permintaan Tuan Zhang." "Modern floral?" Mei memiringkan kepala. "Tunggu, itu bukan kayak taman bunga di pameran, kan?" "Tidak, Nyonya. Lebih seperti--" "Tunggu dulu," potong Mei Lin cepat. "Aku mau sesuatu yang menggambarkan 'aku'. Boleh gak konsepnya dikombinasikan? Ada bunga pastel, balon putih, dan lampu-lampu seperti festival?"
1.3K viewsCompletedAdded to Library 42 Times as mei hua flower
Read
+Library
Murid Buangan : Akulah Sang Pewaris Kekuatan Naga Hitam

Murid Buangan : Akulah Sang Pewaris Kekuatan Naga Hitam

Zien Cheng menghentikan langkahnya ketika melewati keranjang bunga dari Senior Bo. "Kau menyukai bunga? Kau memetiknya sendiri?" Gadis itu membulatkan matanya menoleh pada keranjang bunga yang ia taruh sembarang tadinya. Buru-buru Mei An mendekat, lalu menaruh keranjang bunga itu di bawah meja. Ia menatap lekat Zien Cheng yang ada di hadapannya. "Aku memang menyukai bunga. Tapi itu bukan bunga yang aku sukai," sahutnya menyakinkan.
105.7K viewsOngoingAdded to Library 154 Times as mei hua flower
Read
+Library
Takdir Di Bawah Langit Naga

Takdir Di Bawah Langit Naga

"Baiklah. Kalau begitu, kami berutang padamu. Sekte ini akan selalu membuka pintunya untukmu, kapan pun kau membutuhkan bantuan." Saat Xiao Feng bersiap untuk pergi, Li Mei menemuinya di gerbang. Ia membawa sebuah bunga anggrek hitam yang diikat dengan pita merah. "Ambillah," kata Li Mei, menyodorkan bunga itu. "Apa ini?" tanya Xiao Feng sambil menerima bunga tersebut. "Anggrek ini adalah simbol dari sekte kami, tetapi lebih dari itu, ini simbol persahabatan. Aku ingin kau mengingatku setiap kali melihatnya."
104.2K viewsCompletedAdded to Library 165 Times as mei hua flower
Read
+Library
Jenderal, Nyonya Muda Menginginkanmu!

Jenderal, Nyonya Muda Menginginkanmu!

, pelayan itu mengangguk kagum, sementara dari kejauhan, telinga Mei Lan panas mendengar penjelasan Li Lian. Li Lian kemudian mulai mengeluarkan sebuah wadah kecil berisi bunga-bunga kering yang ia tanam di dekat paviliunnya—bunga yang ia rawat dengan pengetahuan tabibnya untuk menstabilkan darah. Aroma harum yang lembut dan menenangkan seketika menguar saat ia menyeduhnya dengan air panas. "Tuan... lihatlah," rengek Mei Lan sambil mengerucutkan bibirnya, matanya iri melihat betapa cantiknya Li Lian meski hanya duduk di sudut.
1043.0K viewsCompletedAdded to Library 1.2K Times as mei hua flower
Read
+Library
Gadis Penjual Bunga dan Pembunuh Bayaran

Gadis Penjual Bunga dan Pembunuh Bayaran

Setelah meneliti sejenak, dia menggeleng, “tidak pernah.” Li Jianli tersenyum. Tentu saja dia belum pernah melihatnya karena semua tanaman ini adalah hasil ciptaannya. Li Jianli berjalan ke balik meja, lalu berkata ke arah kerumunan, “Tuan, Nyonya, dan Nona sekalian, aku ingin memperkenalkan bunga-bunga yang kami miliki di toko Xiyou Hua kami ini,” kata Li Jianli memulai pidatonya. Dia menunjuk ke arah salah satu pot dan mulai menjelaskan, “bisakah kalian melihat bentuk bunganya? Bunga ini berbentuk hati dengan warna merah terang.”
1052.2K viewsOngoingAdded to Library 2.0K Times as mei hua flower
Read
+Library
Terjebak Mantra!

Terjebak Mantra!

Jelas Nai. “Nah, yang itu,” Nai menunjuk satu bunga di bawah sana, “yang berwarna hijau terang, bercampur merah, lalu dengan pinggiran berwarna merah darah, putiknya berwarna biru, namanya bunga Sawio.” Kata Nai lagi. Oh, indah-indah sekali bunga-bunga disini. “Nai, apakah bunga-bunga itu besar sehingga kita bisa melihatnya dari kejauhan seperti ini?” tanyaku penasaran.
1010.2K viewsCompletedAdded to Library 274 Times as mei hua flower
Read
+Library
SSSN 2 : LEGENDA PEDANG NAGA API

SSSN 2 : LEGENDA PEDANG NAGA API

Angin sejuk membelai wajahnya, membawa aroma segar rerumputan dan bunga-bunga liar. Di tengah perjalanan, matanya tertuju pada sekumpulan bunga camelia yang mekar indah. Tanpa ragu, ia memetik beberapa tangkai, berniat memberikannya kepada Xiao Lin. Bagi masyarakat di dataran Cina, camelia melambangkan wanita cantik, dan bagi Yao Pang, Xiao Lin lebih dari layak menerimanya.
1017.2K viewsCompletedAdded to Library 413 Times as mei hua flower
Show Reviews (10)
Read
+Library
Embunayu
Kak author yang baik. ijin promosi novel pertama saya ya Judul: Perjalanan Jati Diri Pendekar Pedang Api cerita: Perjalanan mencari jati diri Pangeran Karna setelah diusir karena dia adalah Sampah. Dibantu leluhur dan Dewa Perang dirinya menemukan inti jiwanya dan menjadi pewaris terkuat
Seutou kisaki
izin promosi novel judul : terkuat dari yang terkuat sinopsis: Dalam dunia sihir yang dibagi oleh kasta dan penindasan, Lennos, seorang cucu dewa terkuat, terpaksa melarikan diri setelah dituduh membunuh seorang pangeran ambisius. Menghadapi pengkhianatan dan kehilangan semuanya. genre - fantasi
Read All Reviews
Berawal dari Pernikahan Tanpa Cinta

Berawal dari Pernikahan Tanpa Cinta

Ciuman tadi walaupun singkat, namun sudah mampu mengobati rasa rindunya selama kepergian Ran. *** Mey tiba di florist sekitar pukul dua siang dan seperti biasa suasana florist di jam-jam seperti ini masih sepi. Mey pun mengambil alih tugas jaga untuk sementara karena ada beberapa karyawannya yang libur sementara Asri dan Mbak Ria sedang sibuk di belakang. “Saya mau order flower box ya Mbak, bisa selesai sekarang?” tanya seorang wanita sambil menyerahkan sebotol wine.
107.8K viewsOngoingAdded to Library 248 Times as mei hua flower
Read
+Library
PREV
1
...
345678
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status