Filter By
Updating status
AllOngoingCompleted
Sort By
AllPopularRecommendationRatesUpdated
Madu Dari Suamiku

Madu Dari Suamiku

Kuseret kaki membawa badan ke luar kamar. Menapaki satu per satu anak tangga dengan hati-hati. Mataku sesekali melirik ke seluruh penjuru. Saat sampai di ujung tangga, aku terpaku melihat sebuah ruang yang sudah di hias sedemikian bagus, dengan satu meja yang berada di tengah-tengah ruangan. Sekitar lima meter di depan meja, terpasang kain putih seperti layar. Denting piano, menyadarkan aku dari keterpakuan. Irama romantis yang sangat menyentuh hati menambah nilai plus. Dalam hati berdecak kagum untuk sesaat.
1021.9K viewsOngoingAdded to Library 460 Times as meja piano
Read
+Library
Suami kontrak jodohku

Suami kontrak jodohku

Aruna membuka matanya perlahan dan sungguh terkejut saat melihat apa yang ada di hadapannya itu. “Haaahhhhh ... kau serius ... i–ini piano Liminal karya maestro Paolo Fazioli dan i–ini harganya mencapai enam milyar. Kau tidak bercanda, kan?” gugup Aruna. “Ini serius ... apa kau suka?” tanya Valda. “Tapi ini sangat mahal, aku berpikir berkali-kali untuk membeli piano ini,” jawab Aruna.
102.1K viewsOngoingAdded to Library 75 Times as meja piano
Read
+Library
Suami Lumpuh Mendua, Mantan Mengejar Kesempatan Kedua

Suami Lumpuh Mendua, Mantan Mengejar Kesempatan Kedua

] Setelah mengirimkan pesan pada Cecilia, tiba-tiba saja pikiran Zevanya tertuju pada piano peninggalan ibunya. Hanya piano itulah satu-satunya yang dia miliki yang menjadi kenangan berharga berkaitan dengan ibunya. Sekalipun piano itu sudah terlihat usang, sebenarnya piano itu merk lama, top brand, yang sudah tidak produksi lagi. Sudah pasti, di mata orang yang benar-benar paham, maka piano itu bisa bernilai mahal. Bisa mencapai miliaran.
102.2K viewsOngoingAdded to Library 53 Times as meja piano
Read
+Library
Another Life - Revenge and Love

Another Life - Revenge and Love

Ia begitu merindukan ibunya. Qyra tergerak. Ia melangkah menuju ke arah grand piano yang ada di aula. Memainkannya, Qyra mengiringi lagu yang sedang dinyanyikan. Meisie melihat ke arah Qyra dengan matanya yang basah. Qyra tersenyum sembari terus memainkan tuts piano. Perlahan Meisie kembali bernyanyi. Qyra merasa bahagia, ia terus bermain piano seolah hanya ada dia dan Meisie saat ini. Jemarinya menari-nari, seolah piano itu diciptakan khusus untuknya. Begitu cocok.
1030.3K viewsCompletedAdded to Library 696 Times as meja piano
Read
+Library
Ellipsis

Ellipsis

Ruangan itu tampak begitu lega, tidak banyak properti dan furnitur di dalamnya. Sebuah Grand Piano terletak tepat di tengah-tengah ruang, seolah-olah piano itulah yang menjadi pusat gravitasi ruangan itu. Lalu di tempat yang lain, namun masih dalam satu ruang yang sama, terdapat dua buah meja yang terbuat dari kayu jati belanda. Keduanya terletak di masing-masing sudut ruang, saling berhadapan di garis diagonal, berada di sebelah barat daya dan timur laut. Sementara di sudut lain di sebelah tenggara, terdapat sebuah pot yang ditumbuhi bonsai dari pohon hampelas . Dan di sudut terakhir yang terletak di sebelah barat laut, lembaran kanvas terlampir di atas penyangga.
103.6K viewsOngoingAdded to Library 105 Times as meja piano
Read
+Library
Gairah Panas Atasan Mantan

Gairah Panas Atasan Mantan

Karpet merah marun terhampar di lantai, membuat suasananya terasa lebih hangat. Di ujung ruangan, sebuah meja bundar berlapis taplak putih elegan sudah disiapkan. Di atasnya tertata rapi peralatan makan lengkap, lilin kecil menyala dengan cahaya kekuningan yang tenang. Di sisi lain ruangan, ada sebuah piano hitam besar dengan kilau mengilap, serta sebuah area kecil yang jelas dipersiapkan untuk musik orkestra, meski malam itu belum ada satu pun pemain di sana. Marcella terhenti di ambang pintu. Matanya berkeliling, tak percaya dengan apa yang ia lihat. “Kok… kosong? Semua meja lain nggak dipakai, sayang?” tanyanya bingung.
10113.9K viewsCompletedAdded to Library 3.3K Times as meja piano
Show Reviews (19)
Read
+Library
Hamfa Merman
Kisah seorang wanita muda yang pergi ke ibu kota untuk meraih mimpi malah mendapati CEO luar biasa aneh yang tinggal tepat di sebelah kamar apartemen miliknya. Baca hanya di novel berjudul CEO MISTERIUS DI SEBELAH KAMAR. Dijamin seru, menegangkan, dan baku hantam serta adu mulut pun ada.
pipovernandes
Adakah penyesalan membuatmu berhenti? Atau kamu percaya adanya hal yang baik setelah sesalmu? Dino sangat takut. Anak yatim piatu penghuni panti asuhan itu harus berdamai dengan kata "berpisah", semua karena adopsi. "Hidup terkadang tak sesuai keinginan kita." Dino mengingat ucapan ibu asuhnya.
Read All Reviews
TO GET HER

TO GET HER

Sofa tersebut ditempatkan di tengah ruangan, menghadap ke dinding kaca lebar yang menampilkan panorama Los Angeles dan di depannya terdapat meja marmer tipis dengan kaki baja gelap yang ditempatkan di atas karpet wol besar berwarna abu pucat memberikan kesan menyatukan seluruh tampilan ruangan. Sementara piano grand hitam mengilap ditempatkan di sisi kiri ruang utama, berdekatan dengan dinding kaca besar yang menghadap panorama kota. Posisinya agak menjorok dari area tempat duduk—tidak terlalu di tengah, tetapi cukup menonjol untuk menjadi titik fokus ruangan dan membelakangi tangga yang menghubungkan dengan ruang atas memberikan kesan seolah tangga tersebut adalah penghubung ruangan dengan
1010.8K viewsCompletedAdded to Library 408 Times as meja piano
Read
+Library
Bapak Kos Kesayangan

Bapak Kos Kesayangan

Meja itu peninggalan orang tua Arga, kayu jatinya bener-bener solid dan kerasnya minta ampun. Arga berdiri di depan meja itu, Hartono ngikutin Arga dari belakang dengan muka bingung. "Mau ngapain Lo duda? Mau jual meja ini buat nambahin duit sepuluh miliar?" ejek Hartono lagi. Arga gak ngejawab. Dia cuma naruh telapak tangannya di atas permukaan meja kayu jati itu. Natap Hartono lurus-lurus di depan mukanya.
104.7K viewsCompletedAdded to Library 103 Times as meja piano
Read
+Library
Terbelenggu Cinta CEO Kaya

Terbelenggu Cinta CEO Kaya

ujar wanita berambut pirang itu yang langsung menyingkir untuk membiarkan Varisha masuk. Varisha melangkah masuk tanpa menoleh ke arah wanita itu. Ia mengamati ruangan mewah itu dengan seksama. Apartemen itu sangatlah luas, terdapat beberapa lukisan dan juga pajangan yang indah dan tentunya mahal. Pandangan Varisha terhenti ketika melihat sebuah piano yang gemerlap di sudut ruangan. Sejak kapan Arshaka mulai memainkan alat musik itu? pikir Varisha. Mungkinkah wanita berambut pirang ini yang memperkenalkannya.
105.0K viewsCompletedAdded to Library 170 Times as meja piano
Read
+Library
ZIANNE ( BUKAN PERNIKAHAN IMPIAN )

ZIANNE ( BUKAN PERNIKAHAN IMPIAN )

Tanpa melirik sedikit pun ke arah sofa yang berada di tengah ruangan-tempat Sangga berleha-leha-Usa mendekati meja Zianne. "Ya, Sa?" "Pianisnya udah datang. Mau sekarang ajak kenalannya, Mbak?" ujar Usa seraya memindahkan satu cangkir ginger tea ke permukaan meja kerja Zianne. "Oh, iya, boleh deh. Di lantai dua kan?" tanya Zianne yang diangguki Usa. "Bentar lagi saya ke sana." "Pianis?" Kalimat tersebut muncul dari mulut Sangga dengan tempo yang terkesan menyerobot.
103.8K viewsOngoingAdded to Library 124 Times as meja piano
Read
+Library
PREV
1234567
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status