Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
TAMBATAN HATI SANG CEO

TAMBATAN HATI SANG CEO

Meja makan mereka yang panjang dihiasi dengan piring-piring porselen dan lilin kecil di tengahnya. "Kita akan makan malam bersama, Nak," sapa Nyonya Ester dengan senyuman simpul, mencoba menyambut putranya dengan hangat. Farez hanya mengangguk tanpa berkata apa-apa, lalu menarik kursi di hadapan ibunya dan mulai duduk. Maid-maid keluarga mereka mulai membawa hidangan ke atas meja. Sup krim jagung, steak daging sapi, dan salad segar. Mereka mulai makan dalam diam. Hanya bunyi denting sendok dan garpu yang terdengar di ruang makan itu, menciptakan suasana yang kaku dan penuh tekanan.
101.0K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 38 kali sebagai meja makan panjang
Baca
+Pustaka
Suami Tukang Parkirku Ternyata Tajir Melintir

Suami Tukang Parkirku Ternyata Tajir Melintir

Mas Dewangga menggandeng tanganku dengan erat, sementara Abiyan berlari kecil di depan kami, sesekali menoleh untuk memastikan kami mengikutinya. Sesampainya di ruang makan, aku terpana melihat meja panjang yang sudah tertata rapi dengan piring, gelas kristal, dan serbet putih berlipat anggun. Namun, belum ada makanan yang tersaji di atasnya.
104.7K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 163 kali sebagai meja makan panjang
Baca
+Pustaka
Ternyata Suamiku Dua Orang

Ternyata Suamiku Dua Orang

tanya Dante sesampainya di samping meja makan, ia terpaku pada makanan yang tersaji di atas meja. Dengan percaya diri aku berjalan ke samping Dante, “Ini mie panjang umur, karena hari ini aku berulang tahun. Jadi aku ingin memakan mie panjang umur yang dimakan bersamamu di meja makan ini,” jawabku antusias. Dante hanya mengangguk-angguk sebagai balasan.
101.6K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 54 kali sebagai meja makan panjang
Baca
+Pustaka
Menantu Pengganti

Menantu Pengganti

"Selamat pagi, Nyonya. Saya Sumi, pelayan di rumah ini. Kalau Nyonya butuh apa-apa, tinggal panggil saya." Nyonya. Kata itu terasa asing di telinga. "Terima kasih, Mbak Sumi," jawab pelan. "Ruang makannya... di mana?" Dia menunjuk ke arah tangga. "Lantai bawah, Nyonya. Langsung ke kiri setelah tangga." --- Ruang makan itu besar. Meja panjang dari kayu jati dengan delapan kursi. Piring-piring putih sudah tersusun rapi, dilengkapi gelas kristal dan sendok garpu perak.
1.2K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 43 kali sebagai meja makan panjang
Baca
+Pustaka
Suami Dalam Kontrak Pernikahan

Suami Dalam Kontrak Pernikahan

Maya menunjuk sebuah tempat dengan meja panjang dan empat kursi yang tersisa. Meeka berdua sudah terbiasa saling membagi tugas. Biasanya Maya akan mencari tempat dan mendudukinya langsung sekaligus mengamankan satu kursi untuk Dita. Setelah Dita selesai mengambil makanannya, maka giliran sahabatnya menjaga kursi, lalu dirinya mengantre mengambil makanan. Kini keduanya telah mendapatkan makanan masing-maisng dan sudah duduk manis menikmati jam makan siang.
101.5K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 48 kali sebagai meja makan panjang
Baca
+Pustaka
Twins D

Twins D

"Hmm gitu, ya udah sini, duduk sini." Ema mendudukan Mikaela di meja makan besar yang cukup untuk sepuluh orang seperti meja makan di rumahnya. Di atas meja sudah tersedia berbagai macam makanan, ada sayuran dan lauk pauk, mulai dari yang manis sampai yang pedas. "Oh nak Mika udah dateng ya?" Brata baru saja masuk ke ruang makan dan duduk di salah satu kursi yang ada di ujung meja.
9.934.4K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 792 kali sebagai meja makan panjang
Baca
+Pustaka
Terjebak Dendam Pewaris Arogan

Terjebak Dendam Pewaris Arogan

Meja makan yang panjang dan besar itu hanya diisi oleh piring sarapan miliknya saja. “Wah~ ini sungguh sarapannya seorang bangsawan!” seru Natasha sambil duduk di kursinya, “tapi, di mana anggota keluarga lainnya?” tanyanya kepada pelayan muda yang saat ini melayaninya.
105.6K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 189 kali sebagai meja makan panjang
Baca
+Pustaka
Tak Pakai Perhiasan Dikira Melarat

Tak Pakai Perhiasan Dikira Melarat

Tempat duduk itu menghadap rak buku modern yang dipesan khusus oleh Mama dari seorang pengrajin di Jepara juga. Kami kemudian menuju pintu yang terhubung ke area ruang makan. Tempat luas yang menghadap ke taman belakang, dengan meja makan yang dikelilingi oleh empat belas kursi. Aku dulu sering bertanya, kenapa Mama membeli meja makan sebesar itu, padahal di rumah ini hanya ada lima orang anggota utama.
104.8K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 161 kali sebagai meja makan panjang
Baca
+Pustaka
Sebentuk Hati untuk Jingga

Sebentuk Hati untuk Jingga

Tampak Bu Setyowati berusaha mengalihkan pembicaraan mereka ke zona aman, "Tolong siniin toples krupuknya, Nila." Nila pun meraih toples krupuk di hadapan dan mengulurkannya kepada sang ibu. Meja makan mereka adalah meja kayu berpelitur coklat tua polos dan berbentuk lingkaran. Ada empat buah kursi yang memang satu set dengan mejanya saat Pak Suhariadi memesannya dari meubel dekat rumah.
106.1K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 151 kali sebagai meja makan panjang
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
123456
...
10
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status