Putra Putri Bunga
Omong-omong Dio memikirkan sesuatu, rasanya seperti ada yang kontradiktif dari cerita Lemon.
“Si ‘seseorang’ yang merekrut orang-orang itu, kau bilang dia membayar orang-orang yang dia rekrut?” tanyanya.
“Ya,” jawab Lemon.
“Begitu.”
Dio tak bertanya lebih lanjut, dia merasa aneh saja ketika ada pelaku kejahatan yang berbuat jujur. Orang itu melakukan penyerangan, merusak dan membunuh, tapi dia tidak lupa menepati janji membayar orang-orang yang dia rekrut. Dio merasa malu pada pemikirannya barusan, dia baru saja menetapkan baik dan jahat secara mutlak. Bukankah itu tugas Tuhan? Orang jahat belum tentu jahat sampai ke setiap sel tubuhnya, dan orang baik belum tentu tak bernoda sama sekali.
Hot Chapters