BUKAN HASRAT SUAMIKU
menjadikan kawasan ini begitu lengang_ tapi tetap saja kalau mereka punya rasa malu mereka tidak akan melakukan hal yang itu, di sini.
"Mas ...!"
Kedua wajah yang hampir saling bertemu itu, dengan sangat terpaksa terlihat mereka renggangkan kembali. Sedetik kemudian raut mereka terlihat memucat, yah persis seperti seseorang yang tertangkap basah.
Aku berjalan sesantai mungkin ke arah mereka. Senyuman yang kurasa yang paling manis menghiasi wajah ini. Belum apa-apa aku sudah sangat puas karena melihat ekspresi yang mereka tampilkan.