Filter By
Updating status
AllOngoingCompleted
Sort By
AllPopularRecommendationRatesUpdated
Cinta Dalam Skandal

Cinta Dalam Skandal

Selepas pelukan Yohan, ia bergantian memeluk Dalmi yang telah menunggu. “Mungkin setelah ini mereka akan semakin gencar mengejarmu untuk mendapatkan wawancara, walau hanya sepatah dua patah kata darimu. Jaga mulutmu untuk tidak mengatakan sesuatu sembarangan, dan juga ekspresi wajahmu. Kamu seorang publik figur yang memiliki pengikut, tetap tersenyum apapun yang terjadi. Dan jangan bertindak gegabah.”
106.8K viewsCompletedAdded to Library 198 Times as memalingkan wajah saat bertemu
Read
+Library
Saat Matanya Terbuka

Saat Matanya Terbuka

katanya, "Kamu bilang kamu kesal. Apakah kamu pikir aku bisa berada dalam suasana hati yang baik ketika kamu sedih?" "Aku berjanji tidak akan membiarkannya menyerangku lagi." Dia mencondongkan tubuh ke pipinya dan mendaratkan ciuman di wajahnya. "Kamu harus menghadiri pertemuan orang tua besok dan kamu tidak bisa hanya memakai topeng sepanjang waktu. Biarkan aku menemukan concealerku untuk membantu menutupi memar di wajahmu besok." "Oke."
9.54.8M viewsCompletedAdded to Library 147.6K Times as memalingkan wajah saat bertemu
Show Reviews (1744)
Read
+Library
Juli Anty
ceritanya bagus bgt good job author cm skrg kami dipersulit utk membaca tiap bab nya sedangkan novelnya ribuan bab kpn kami selesai baca klo poinnya makin kecil pdhl udh ntn iklan byk tp gk bisa buka bab please author tlog dipermudah ya biar kami makin semangat membaca novel ini maaf ya author ......
Syamsiah
greget bacanya karna panjang sekali,mau berhenti tapi isi ceritanya selalu bikin penasaran.aku tidak percaya ini sudah hari ke 25 aku membaca novel ini... sedangkan novel yang dibukukan setebal kamus bahasa inggris bisa ku selesaikan baca nya dlm waktu seminggu. novel ini bagus banget tiap bab nya...
Read All Reviews
Perjanjian Terlarang

Perjanjian Terlarang

Mengambil ruang untuk menarik wajah—menjauh. “Kita sedang di mall. Bagaimana jika ada orang yang mengenalmu dan mengatakan ini kepada ibuku?” Kekhawatiran itu terasa sangat jelas. Moreau menunduk dengan tujuan menghindari kontak mata. Tak ingin terbuai. Tak ingin kelepasan. Atau mereka dapat kembali berciuman. “Tidak ada orang di sini. Aku sudah menutupnya.” Agak aneh mendengar pengakuan tersebut. Sebelah alis Moreau terangkat tinggi; suatu reaksi murni dari bagian tak tergambarkan dan segera mengangkat wajah.
1031.5K viewsOngoingAdded to Library 913 Times as memalingkan wajah saat bertemu
Read
+Library
Tawanan Sang Mafia - New Story (Saga & Sesil)

Tawanan Sang Mafia - New Story (Saga & Sesil)

“Hanya ingin bertemu saja.” Kening Sesil berkerut tak mengerti. “Juga … ingin tahu. Kapan dia akan mengirimmu? Dan ke mana?” “Kerutan di kening Sesil semakin menukik. “Kenapa kau ingin tahu?” “Hmm. Mungkin … kita bisa bertemu lagi. Dengan perkenalan yang sedikit lebih baik. Kali ini aku berjanji tak akan mengambil antingmu. Atau memasukkan pecahan kaca di tasmu.”
9.951.8K viewsCompletedAdded to Library 1.3K Times as memalingkan wajah saat bertemu
Show Reviews (23)
Read
+Library
Ceuceu Eka
...️...️...️...️...️...️...️...️...️...️...️...️...️...️...️...️...️...️...️...️...️...️...️...️...️...️...️...️...️...️...️...️...️...️...️...️...️...️...️...️...️...️...️...️...️...️...️...️...️...️
anggiqb 12
cerita nya seru, menegangkan, dan gak terlalu panjang untuk cerita nya aku suka baca novel yang gak terlalu panjang alur cerita nya. ini sih terbaik ya novel nya gak kalah sama yang di toko , pertahankan deh buat novel yang gak terlalu panjang gini .........
Read All Reviews
Terpaksa Menjadi Ibu Pengganti CEO Arogan

Terpaksa Menjadi Ibu Pengganti CEO Arogan

Langkahnya terhenti ketika tanpa sengaja ia berpapasan dengan Meta yang baru saja keluar dari ruang rapat, ditemani beberapa staf lainnya. Wanita itu tampak segar, dengan senyum tipis yang selalu menghiasi wajahnya—sebuah senyum yang sering kali mengandung makna lebih dari yang tampak di permukaan. “Eh, ada Pak Melvin.” Meta menyapa dengan nada ceria, matanya yang bening menatapnya dengan tatapan yang sulit diterka. “Ada apa, Pak?” Melvin menoleh sekilas, ekspresinya tetap datar meski tatapan Meta terasa menusuk dengan keusilan yang terselubung. “Tidak ada,” sahutnya pendek.
104.9K viewsCompletedAdded to Library 165 Times as memalingkan wajah saat bertemu
Read
+Library
Kekasih Tetangga Suamiku

Kekasih Tetangga Suamiku

dia menyapa, walaupun awalnya aku berusaha untuk tidak menoleh ke arahnya, tapi sudah terlanjur menyapa, akhirnya aku pun menoleh. Jujur aku hanya ingat sekilas wajahnya saja, tapi nama dan kapan kami bertemu aku tidak dapat mengingatnya. “Maaf, siapa?” Aku berusaha bertanya dengan nada sopan, agar lelaki itu tidak tersinggung. “Pasti lupa ya? Kita pernah bertemu di bos waktu itu.” ucapnya, berusaha mengingatkan. “Bis?” tapi mungkin karena aku banyak pikiran akhir-akhir ini, sampai tidak ingat apapun
687 viewsOngoingAdded to Library 21 Times as memalingkan wajah saat bertemu
Read
+Library
Istri Yang Tidak Dirindukan

Istri Yang Tidak Dirindukan

Rasa bosan pun muncul. Mungkin seharusnya ia menelepon terlebih dahulu, tapi ini sudah menjadi keputusannya. Perkenalan ini harus dilakukan secara langsung. Bertatap muka. Berbicara langsung. Bahkan dengan resiko ia tertidur sementara menunggu mobilnya datang. Seandainya tahu bahwa kegiatan hari ini ternyata berubah jadi pengintaian, ia pasti sudah bawa donat atau camilan apapun itu. Di mana dia?
2.1K viewsOngoingAdded to Library 83 Times as memalingkan wajah saat bertemu
Read
+Library
Ambil Saja Suamiku

Ambil Saja Suamiku

Senyum terpatri di wajah cantik wanita itu. Ingin sekali Sadam mengump4t, untuk apa pula Meli ada di sini. Tidak ingin terlihat tidak profesional dan orang tahu kalau Meli dan dirinya pernah ada masa lalu, Sadam akhirnya menjabat tangan wanita itu. “Selamat siang,” sahut Sadam. Sudah berusaha profesional dan mengabaikan urusan mereka di belakang, tapi tidak dengan Meli. “Tidak menduga kita bertemu lagi. Aku pikir bukan kamu yang datang.”
109.4K viewsOngoingAdded to Library 328 Times as memalingkan wajah saat bertemu
Read
+Library
Sembilan Tahun Lagi

Sembilan Tahun Lagi

Bahkan ketika yang dijemput hanya menunjukkan wajah sedatar papan, aku tetap tersenyum lebar sambil melambaikan tangan. “Hai. Apa kabar?” tanyaku begitu Bhaga berada di jarak pendengaran kami. “Baik. Kamu?” Dia menjawab sambil sebelah tangannya merengkuh pinggang dan mengecup pipi kiri dan kakanku. Aku membalas memeluk pinggangnya dengan kedua tangan. “Baik. Kangen kamu sangat.” Dia terkekeh. “Aku tau. Makanya tumben maksa aku pulang.” Kami sudah berjalan sambil berpelukan.
1018.7K viewsCompletedAdded to Library 653 Times as memalingkan wajah saat bertemu
Read
+Library
The Waitress

The Waitress

Daffa merasa sesak. Sesaat pandangan mereka bertemu. "Hei, pada ngapain lo pada?"
102.4K viewsOngoingAdded to Library 66 Times as memalingkan wajah saat bertemu
Read
+Library
PREV
1
...
5678910
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status