Maaf, Sudah Berlalu
Aku menampar wajah Leon dengan keras, lalu menatapnya dengan tatapan merendahkan.
"Kalau kemampuanmu hanya menyakiti wanita, aku sarankan agar kamu bertobat," kataku.
Leon berdiri diam di tempat, menatapku dengan tatapan penuh kebingungan.
Akhirnya, aku mengucapkan kata demi kata padanya.
"Leon, kamu membuatku merasa muak."
Ekspresi Leon benar-benar berubah muram. Kemudian, dia tidak bisa menahannya lagi, langsung menutupi wajahnya sambil berlutut, lalu menangis tersedu-sedu.
Bab Populer