Filter By
Updating status
AllOngoingCompleted
Sort By
AllPopularRecommendationRatesUpdated
MINE

MINE

Kapan lagi mereka bisa melihat Davin yang berubah menjadi kucing manis seperti ini? "Oh iya, Ma. Ini adik saya Diva dan suaminya, Bram." Davin memperkenalkan Diva dan Bram. Mereka kembali berbincang-bincang dengan sesekali bercanda. Seolah melupakan keadaan Ana yang menjadi tujuan mereka. Namun Ana tidak masalah, dia bersyukur jika di saat masalah datang di situ juga ada kebahagiaan yang mendekat. ***
1034.9K viewsCompletedAdded to Library 942 Times as memb
Read
+Library
MENANTU AMBURADUL

MENANTU AMBURADUL

protes Mimi. _____________
1011.6K viewsOngoingAdded to Library 312 Times as memb
Read
+Library
Istriku Teman Anakku

Istriku Teman Anakku

malu! ***** BERSAMBUNG
1024.4K viewsCompletedAdded to Library 633 Times as memb
Read
+Library
Mati Kembar

Mati Kembar

Syukurlah, ternyata bukan telepon aneh yang manggil bukan manusia. "Halo, Mbak Adinda?" ucap Nadia terdengar dari balik ponsel. "Iya, Nad. Ini Mbak sendiri. Ada apa Nad?" tanyaku semangat dan ikut tersenyum. "Aku sekarang lagi di taksi online mau ke tempat, Mbak. Aku juga ada bawa beberapa baju nih dalam tas--ranselku, rencana mau nginep di rumah Mbak. Boleh kan? Soalnya aku udah kangen banget sama si kembar."
105.9K viewsOngoingAdded to Library 188 Times as memb
Read
+Library
Mencintai Memori Terkelam

Mencintai Memori Terkelam

Setelah tenang dan mendapatkan kembali tenaga di kakinya, Seika langsung melangkah cepat menuju klinik tempat ia bekerja. Seika menghela napas beberapa kali untuk bermeditasi, matanya terpejam mendengarkan suara kata amitaba. Perlahan ingatan Seika tentang masa lalu mengerikan milik sang pencuri tadi siang menjadi sirna. Inilah caranya untuk menghilang memori buruk yang bukan miliknya, ia bermeditasi sederhana, walaupun tidak selalu berhasil namun cukup membantunya untuk tenang.
105.4K viewsOngoingAdded to Library 118 Times as memb
Read
+Library
MATE

MATE

Merasa kurang nyaman bertemu dengan orang belum aku kenal. “Namanya Mark. Dia adalah Beta di pack kami,” kata Dave memperkenalkan nama pria itu. Aku kembali mengagguk mengerti. Dave mulai melingkarkan tangannya di pinggangku dan membawaku kembali ke kamar kami. ***
109.5K viewsCompletedAdded to Library 340 Times as memb
Read
+Library
YOU

YOU

dewi Triana.A77106boleerosusiaku
Kalau bukan ingat dosa, sudah ku bunuh kau! Aku harus memikirkan cara, si Medusa itu tidak boleh menang. batin Kesya berperang sendiri. Kesya menatap Sean sejenak dari samping sebelum kemudian membalikkan badan cepat. "Wah ibu mertua, kau salah besar, Sean tidak membenci ayah mertua. Dia menolak pelukan ayah mertua karena alasan sibuk bukan benci. Apa telingamu mulai bermasalah? Atau...mulutmu yang bermasalah." ujar Kesya dengan wajah santai membuat Maria melotot tajam padanya.
9.911.1K viewsCompletedAdded to Library 367 Times as memb
Read
+Library
Memori Yang Menghukum

Memori Yang Menghukum

Ia mencoba melawan rasa takut yang muncul bersama bayangan itu, tapi kenangan itu menyerang begitu kuat hingga ia merasa seperti terjebak dalam waktu. Di dalam memori itu, ia melihat dirinya duduk di lantai kamar mandi sebuah apartemen kecil. Tubuhnya gemetar, punggungnya bersandar pada dinding yang dingin. Di tangannya, ada ponsel yang terus bergetar—pesan masuk yang hampir semuanya berasal dari Leo. Suara ponsel yang bergetar di lantai dekatnya terus berulang-ulang, tetapi ia tidak beranjak untuk menjawabnya.
814 viewsOngoingAdded to Library 21 Times as memb
Read
+Library
MERTUAKU MISKIN

MERTUAKU MISKIN

MERTUAKU MISKIN 2 “Tunggu, Neng!” Suara pedagang daster itu membuatku terpaksa menoleh lagi. “Kenapa?” tanyaku seraya memasang wajah malas. “Ini kembaliannya, Neng.” “Ambil saja, buat beli obat penyumpal mulut, biar nggak asal bicara dan nyakitin hati orang,” kataku membuat dia dan semua wanita di sana terdiam.
9.48.9K viewsOngoingAdded to Library 268 Times as memb
Read
+Library
WHERE

WHERE

Sharon Addeline liesourser
Sharon segera menyodorkan air mineral botol yang ia beli sebelum bel masuk. “LO INGET BU SARAH?” Teriak Gideon spontan. Sharon reflek menutup mulut Gideon karena sungguh suara Gideon hampir menyaingi bunyi microphon bapak kepala sekolah. Sharon tak kalah kaget sebenarnya. “Lo… kok bisa ingat sama Bu Sarah???” “Gak tau… sumpah gue kira gue doang yang inget bu Sarah.” Jawab Sharon.
102.8K viewsOngoingAdded to Library 107 Times as memb
Read
+Library
PREV
1234567
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status