Filter By
Updating status
AllOngoingCompleted
Sort By
AllPopularRecommendationRatesUpdated
Thirty Days

Thirty Days

Apalagi ia sudah cukup tahu, Nohan sudah menceritakan semua hal padanya, termasuk Jay, Jio, Ray, dan Ren. "Tidak masalah, Nohan! Tapi jangan sampai kau membiarkannya bertahan lebih lama, kau harus melenyapkan mereka semua dalam waktu tiga puluh hari, jika jauh lebih cepat itu justru jauh lebih bagus," kata Paman Khamdi menepuk bahu Nohan memberi semangat, "Kau harus semangat, kau harus yakin bahwa kau bisa kembali hidup dengan normal, aku yakin kau bisa Nohan! Aku sangat yakin dan percaya Tuhan akan membuatmu sembuh, tapi yang terpenting kau tidak boleh lemah," lanjut Paman Khamdi tersenyum hangat, membuat Nohan ikut tersenyum. "Kau mau kuantar ke UKS?" tawar Paman Khamdi yang diangguki oleh
2.7K viewsCompletedAdded to Library 68 Times as kee 304
Read
+Library
KINASIH

KINASIH

"Ini ... kok mirip punya Papa?" Mariana mengamati sebuah kunci dengan gantungan yang tak asing baginya. Sebuah benda yang terbuat dari besi berwarna perak, dengan ukiran kanguru dan nama negara di bawahnya. Sedangkan saat dia melihat bagian belakang benda itu, Mariana cepat melepaskan dan membungkam mulutnya sendiri dengan telapak tangan. Dia menggeleng kuat, tak kuasa membayangkan lebih jauh tentang suaminya.
1.5K viewsCompletedAdded to Library 59 Times as kee 304
Read
+Library
30 AGAIN

30 AGAIN

Saat itu juga KEVIN tidak ingin bertemu dengan DEVI lagi. Lagi-lagi EDO meminta MEISYA untuk kembali padanya, EDO janji akan ceraikan TINA demi MEISYA. KEVIN yang datang untuk meminta maaf pada MEISYA langsung mengusir EDO. KEVIN bilang akan menikahi MEISYA. Saat EDO sudah pergi, MEISYA meminta KEVIN untuk berhenti berbohong tentang hubungan mereka, tetapi KEVIN mengaku kalau KEVIN mencintai MEISYA. Disaat bersamaan OMA SANDRA datang bersama dengan orang-orang yang membawa seserahan, OMA SANDRA melamar MEISYA untuk KEVIN. MEISYA yang juga mencintai KEVIN menerima lamaran KEVIN. THE END.
3.1K viewsOngoingAdded to Library 89 Times as kee 304
Read
+Library
PETI KE-13

PETI KE-13

“Kau yakin itu tangan? Kau yakin itu bergerak?” Reza mengangguk. “Saya bahkan sempat mundur saking takutnya.” Pak Margo berdiri. Ia berjalan ke meja, membuka laci kecil dan mengambil sebuah buku lusuh bersampul kulit. Di sampulnya tertulis huruf-huruf latin tua yang nyaris terhapus waktu. Perjanjian Terakhir. Ia menatap Reza lekat-lekat. “Kalau tangan itu bergerak artinya waktunya sudah dekat.”
724 viewsOngoingAdded to Library 15 Times as kee 304
Read
+Library
Tuan CEO, Lepaskan Aku!

Tuan CEO, Lepaskan Aku!

"Di mana kunci itu, Jae-hyun? Jangan mengujiku di tanah kotor ini! Aku bisa membuatmu membusuk di sini tanpa ada satu orang pun di Seoul yang akan menemukan jasadmu!" Jae-hyun tersenyum, sebuah senyuman pahit yang penuh ejekan. Ia perlahan merogoh saku celananya dan mengeluarkan sebuah kunci logam tua yang sudah berkarat, digantung pada sebuah gantungan plastik kusam bertuliskan nomor '304'.
1.4K viewsCompletedAdded to Library 48 Times as kee 304
Read
+Library
CEO KEJAM KU

CEO KEJAM KU

Dan di sini tempat mereka berkumpul. "Siapa, yang kau cari nona?" tanya seorang wanita yang berusia 30 tahunan. "Aku, mencari CEO Chen Alex." Kata-kata ku yang menyebutkan, CEO Chen Alex mengejutkan semua orang yang berada di ruangan itu. Yuki pun mendengar bisikan-bisikan orang di sekitarnya "Tidak, mungkin CEO Alex mempunyai urusan dengan gadis SMP semacam itu."
4.2K viewsOngoingAdded to Library 105 Times as kee 304
Read
+Library
ISTRI KE-4 KESAYANGAN TUAN MAFIA

ISTRI KE-4 KESAYANGAN TUAN MAFIA

Tuan Zu bertanya kembali kepada ketiga istrinya dengan menaikkan tiga oktav nada bicaranya, diakhir kalimatnya. "Ada CCTV Tuan, Tuan bisa cek melalui CCTV," sahut Kim dengan menundukkan kepalanya. Tuan Zu, lalu menatap Kim sebentar, lalu tak lama kemudian, Tuan Zu bergantian menatap wajah ketiga istrinya. Terlihat wajah Lilian, Jenny dan juga Cellyn tampak gugup dan mendadak pucat pasi. Tuan Zu menatap satu persatu wajah ketiga istrinya, lalu ditatapnya wajah Aneisha yang saat itu, hanya terdiam menahan sakit tubuhnya.
1016.1K viewsCompletedAdded to Library 451 Times as kee 304
Read
+Library
KURENSIA

KURENSIA

kekeh Agarish “Kalau aku bilang gak usah ya gak usah, ngerti gak sih? Keras kepala banget kalau dibilangin. Udah sana! Pasti kamu banyak kerjaan.” “Saya bisa cancel semua urusan saya.” “Keras kepala.” “Biarin.” “Jangan ikutin aku, aku males nanti kamu bikin masalah lagi.” Agarish terdiam, menatap punggung Aira yang menjauh dari pandangannya. **** Jangan lupa vote and comment ya terimakasih sudah membaca Ig : rahmakmr22
102.5K viewsOngoingAdded to Library 64 Times as kee 304
Read
+Library
Desember Ke-30

Desember Ke-30

Itu adalah foto sebuah meja kayu bundar di sebuah kedai teh sederhana, dengan secangkir teh hijau mengepul dan secarik kertas kecil bertuliskan namaku dengan tulisan tangan yang sangat kukenal—tulisan tangan Aroon. Belum sempat aku mencerna arti dari gambar tersebut, sebuah pesan teks baru menyusul masuk di layar ponsel yang tergeletak di samping laptop. Layar menyala terang di tengah kamar yang mulai temaram, menampilkan sebuah kalimat singkat dari nomor asing berformat internasional: “Aku tahu kamu sedang mencari jawabannya, Kana. Datanglah ke Chiang Mai jika kamu cukup berani mendengar cerita yang sebenarnya.”
104.0K viewsOngoingAdded to Library 140 Times as kee 304
Read
+Library
KEKASIHKU SUPERSTAR

KEKASIHKU SUPERSTAR

“Ada di ruang perawatan VVIP Jasmine III di lantai 4.” Suster itu menjawab dengan wajah malu-malu karena jelas dia mengenali itu aktor terkenal Sean Aaron. Sean mengesampingkan hal itu dan dia langsung buru-buru menuju lift setelah dia mengucapkan terimakasih. Di lantai 4, ruang VVIP Jasmine III. Vania duduk di samping Luna sambil menyeka air matanya saat Sean mendorong pintu ruang perawatan Luna.
105.7K viewsOngoingAdded to Library 147 Times as kee 304
Read
+Library
PREV
12
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status