Hayu
Bu Tuti mengetuk pintu kamar anaknya.
“Nduk, Bisma sudah menunggumu di luar.”
“Masih berani ke sini rupanya.” Hayu membatin kekasihnya itu.
“Ya, Bu. Hayu sedang bersiap-siap,” teriak Hayu berlari ke kamar mandi. Dia harus bergegas kalau tak mau terlambat dan kena omel bosnya yang kepo akut itu. Selesai mandi ala kadarnya, dia bergegas keluar kamar, untungnya dia tidak perlu memakai make up, dia tidak suka. Wajahnya yang cantik hanya menggunakan pelembab dan liptint. Baginya itu sudah cukup. Di anugerahi kulit kuning langsat, membuatnya tidak perlu menempelkan berbagai macam kosmetik.
Hot Chapters