Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
Sumpah Yang Membangkitkan Pembalasan Dendam

Sumpah Yang Membangkitkan Pembalasan Dendam

ujar wanita itu. "Berhentilah berangan-angan kalau tidak ingin usahamu bangkrut" ujar bartender itu. Wanita itu hanya mendesah pelan, lalu meminta di buatkan minuman lain. Emily hanya tersenyum mendengarnya, bukankah itu artinya dia memiliki kelainan jika tak menyukai wanita? Dia pun berjalan menuju toilet karena merasakan perutnya yang tak nyaman. Emily segera memuntahkan isi perutnya ke dalam kloset dan merasa sedikit lega setelahnya. Dia membasuh wajahnya dan memperbaiki riasannya. Emily bergegas ingin segera pulang, karena kepala dan badannya sudah tak sanggup lagi untuk berada di sini. Namun tiba-tiba ponselnya berbunyi di lorong yang sepi itu. Sebuah nama yang tak ingin dia lihat lagi
1.4K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 38 kali sebagai membangkang
Baca
+Pustaka
KAU CAMPAKKAN DIRIKU

KAU CAMPAKKAN DIRIKU

Jawab Mia, cengengesan. "Gabbar,satu porsi sate ayam buat neng Mia". Kata mang Seto, dengan Gabbar melainkan keponakannya. "Siapa mang,orang baru?". Tanya Mia, penasaran dengan pria berwajah tampan dan berkulit sawo matang. "Iya, keponakan mamang. Namanya Gabbar Izz dari desa sebelah,daripada nganggur gak jelas katanya,mau cari kerja". Jawab mang Seto, memperkenalkan keponakannya itu.
92.6K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 54 kali sebagai membangkang
Baca
+Pustaka
Desahan di Kamar Adikku

Desahan di Kamar Adikku

"Mbaaak!" #jangan lupa like dan komen
17.8K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 606 kali sebagai membangkang
Baca
+Pustaka
RESTU

RESTU

《 ℒí◊ᥒ ℚᥙᥱᥱᥒ ི ྀྀ》 @Yo_yos WOIIIII PIPIPIPIPIPIP BANGOONNN KALIANNNN BANGOONNNNNNNNN KEBENARAN MACEM APEKAH NIIII SAIA BOSS BANGUN LEBIH AWAL DARI TUYUL TUYULNYAAAAAAAAA BANGOOOOOOOONNNNNN @go_dzilla Lu ngetoa pagi pagi ngapain?, nge toa tuh di masjid sana!!
2.6K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 90 kali sebagai membangkang
Baca
+Pustaka
Belenggu Membara Sang Penguasa

Belenggu Membara Sang Penguasa

“Kamu gila! Kamu monster. Kamu jadikan aku-” “Ya.” jawabnya singkat dengan nada dingin. Raka melepaskan satu tangannya, lalu memberi isyarat pada Kael. “Siapkan mobil.” Kael mengangguk dan pergi. Sementara itu, Livia hanya bisa menggeleng putus asa. “Aku membencimu, Brengsek!” “Aku tahu.” “Aku bersumpah... aku bakal balas semua ini.” Livia bersumpah pada dirinya sendiri di depan pria itu disertai tatapan penuh kebencian, kemarahannya.
661 DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 25 kali sebagai membangkang
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
123456
...
10
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status