Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
Anak Rahasia Sang Presdir

Anak Rahasia Sang Presdir

Tidak jarang dia memberikan makanan untuk kucing di depan butik, sampai kucing-kucing itu hafal jam Felix memberi makan mereka dan selalu menunggu anak itu dengan setia. Felix sampai di depan butik. Ia berjalan sedikit menjauh hingga sampai di halamannya. Diambilnya kaleng kecil berisi makanan kucing dalam bentuk kering. Ia mengocok-kocok kaleng itu hingga terdengar bunyi nyaring. Kucing-kucing yang mendengarnya segera keluar dari tempat persembunyian mereka. “Pus … pus …,” panggil Felix. Ia berjongkok dan mendekatkan diri pada dua kucing yang keluar dari semak-semak. “Ayo makan yang banyak.”
9.54.6K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 100 kali sebagai membersihkan telinga kucing
Baca
+Pustaka
SKANDAL PUTRI SAH PRESIDEN

SKANDAL PUTRI SAH PRESIDEN

Kucing kecil itu bisa mendengar suara yang muncul entah dari mana. Meskipun hanya di dalam mimpi, Tuhan ingin mempertemukan kalian kembali. Fendi terbelalak lalu merentangkan tangannya. "Kucing kecil?" Kucing kecil itu menatap lurus Fendi sebentar lalu berlari masuk ke dalam pelukannya. Tuan, Tuan.
109.0K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 304 kali sebagai membersihkan telinga kucing
Baca
+Pustaka
Aku Ingin Kau Jadi Milikku

Aku Ingin Kau Jadi Milikku

Si induk kucing di dalamnya mengeong pelan, seakan ikut merasakan kegelisahan gadis itu. Felisha menunduk, membuka sedikit tutup dus. Sepasang mata bulat penuh rasa ingin tahu menatapnya. Senyum tipis tersungging di wajahnya, meski pipinya masih merah. “Jangan lihat aku seperti itu…” bisiknya lirih pada kucing tersebut, seakan berbicara pada dirinya sendiri. “Aku benar-benar tidak tahu harus bagaimana tadi.”
102.1K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 68 kali sebagai membersihkan telinga kucing
Baca
+Pustaka
Ngurus Kucingmu, Sayang Sama Kamu

Ngurus Kucingmu, Sayang Sama Kamu

Apalagi kalau kucing yang kupelihara meninggal, aku tidak bisa membayangkan bagaimana rasa sedihnya. Tapi, aku tetap percaya diri pada sesi interview dengan Deska minggu lalu. Kuceritakan saja kalau aku tidak punya alergi kucing, terbiasa memberi makan kucing dan tahu apa artinya kalau ekor kucing terangkat atau bergoyang-goyang. Kusebutkan juga kalau aku pro steril, siapa tahu bisa jadi nilai tambah buatnya.
1.2K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 46 kali sebagai membersihkan telinga kucing
Baca
+Pustaka
Mata Ajaib Pembaca Pikiran

Mata Ajaib Pembaca Pikiran

Mereka melihat dunia dalam bentuk rangsangan sensorik—bau, suara, dan gerakan. Aku ingin mencoba berkomunikasi. Tapi bagaimana? Aku tidak bisa menggunakan kata-kata. Kucing tidak berbicara dengan bahasa seperti manusia. Mereka menggunakan suara, ekspresi tubuh, dan yang paling penting—intonasi.
1.4K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 52 kali sebagai membersihkan telinga kucing
Baca
+Pustaka
Istri yang Tak Kau Harapkan

Istri yang Tak Kau Harapkan

Kristal langsung menunduk dan mencari sumber suara, saat akhirnya ia menemukan seekor kucing yang terlihat menggemaskan dengan kepalanya yang kecil dan corak bulunya yang jarang ia lihat. “Hai, cutie,” sapa Kristal sambil berjongkok dan kucing yang tadi sedang duduk di bawah semak-semak, langsung berjalan mendekati Kristal untuk mengusapkan wajahnya ke kaki perempuan itu. “Aaah, lucu banget, sih, kamu.” Kristal mengelus kepala kucing tersebut dan ia langsung memejamkan matanya. “Kamu ngapain?”
105.5K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 125 kali sebagai membersihkan telinga kucing
Baca
+Pustaka
Bangkitnya Warisan Dewa Iblis Terkuat

Bangkitnya Warisan Dewa Iblis Terkuat

"Kucing?! Aku bukan kucing! Aku adalah Qilin Petir! Makhluk surgawi! Keturunan langsung dari Qilin Emas! Penguasa Langit Selatan! Penakluk Badai! Sang Kilat yang Hidup! Dan kau memanggilku kucing?!" ‎Gadis itu hanya menatapnya dengan mulut sedikit menganga. Bunga plum di tangannya jatuh ke meja. "Tapi... kau kecil. Berbulu. Dan... kau juga punya telinga runcing. Dan juga kumis. Kau... kau benar-benar terlihat seperti kucing." ‎ ‎"Ini bukan kumis! Ini adalah antena surgawi yang berfungsi untuk mendeteksi perubahan energi di atmosfer! Sangat sensitif dan sangat penting! Itu bukan untuk terlihat imut!"
8.76.0K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 162 kali sebagai membersihkan telinga kucing
Baca
+Pustaka
Nyonya Tak Bucin Lagi

Nyonya Tak Bucin Lagi

Ketika Grace ingin bertanya lebih lanjut, Selena berseru dengan kaget dari belakang. Wajah Selena dipenuhi rasa kaget. Selena bergegas berlari ke depan ahli dan menyodorkan Milo padanya. "Coba lihat, apa Milo benar-benar dianiaya?" Ahli pemelihara kucing menggendong Milo yang tampak lesu dan mengamati luka di tubuhnya. "Agak sulit dipastikan, tapi kucing biasanya lincah. Sekalipun jatuh, kemungkinannya kecil bisa terluka di kepala, mulut, dan kaki secara bersamaan. Tapi mungkin juga kucingnya jatuh dari tempat yang sangat tinggi."
9.6726.1K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 14.5K kali sebagai membersihkan telinga kucing
Tampilkan Ulasan (202)
Baca
+Pustaka
Hamfa Merman
Kisah seorang wanita muda yang pergi ke ibu kota untuk meraih mimpi malah mendapati CEO luar biasa aneh yang tinggal tepat di sebelah kamar apartemen miliknya. Baca hanya di novel berjudul CEO MISTERIUS DI SEBELAH KAMAR. Dijamin seru, menegangkan, dan baku hantam serta adu mulut pun ada.
siti fathonah
dari sekian banyak cerita novel yang saya baca, cuma novel ini yang saya baca berulang ulang, gak ngebosenin...tolong ya author ini cerita nya di selesaikan sampe happy ending, jangan digantung gini dong
Baca Semua Ulasan
Hari Aku Kehilangan, Dia Merayakan

Hari Aku Kehilangan, Dia Merayakan

Lisa mulai ngomel, suaranya penuh celaan, “Kakak ipar, bukan aku mau ngomel, tapi kamu ini terlalu nggak pengertian! Kamu tahu nggak, alergi bulu kucing bisa bunuh orang!” Namun suara Indra tiba-tiba terdengar dari belakang, dingin memotong, “Pagi-pagi begini, sudah berisik sekali.” "Kakak, lihat Kakak Ipar. Dia berani pelihara kucing! Ini sama saja dengan bunuh kamu perlahan!” Indra turunkan tatapannya ke kucing British Shorthair yang sedang meringkuk di lantai. “Itu aku yang pelihara.”
8.7327.8K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 6.9K kali sebagai membersihkan telinga kucing
Tampilkan Ulasan (69)
Baca
+Pustaka
Weneedta
Hai .... Mampir ke cerita aku yuk >>> "Antara Kamu dan Putraku". Kisah seorang wanita menikah 30an yg tergoda dengan pria muda pelatih basket putranya. Ceritanya relate dgn kehidupan sehari-hari. Ditunggu ya. Makasih ^_^
Neisya Marchia
Happy ending buat Puspa-Eric & sad ending buat Indra. Karena kalau inget awal2 cerita gimana perlakuan buruk karyawannya Indra ke Puspa di kantor, padahal Indra tau itu tp gak ada respon & pembelaan buat istrinya. Sampai karyawan ngira istrinya itu Wulan bukannya Puspa tapi si Indra tetep aja diem
Baca Semua Ulasan
Sebelumnya
1
...
345678
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status