Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
Legenda Penjinak Monster

Legenda Penjinak Monster

Pada saat itu, kepompong darah kucing berbulu pendek itu tiba-tiba retak dan segumpal bulu keluar dari kepompong tersebut. Naga Berbulu Pendek itu tampaknya telah terlatih dalam seni melunakkan tulangnya. Ia tidak terus menembus kepompong darah. Sebaliknya, ia merangkak keluar dari celah awal. Matanya yang seperti permata bersinar terang dan penuh energi. Mata kirinya merah, dan mata kanannya biru. Ia dengan hati-hati mendekati Link. Kucing berbulu pendek itu berjalan mendekat ke Link dan duduk di tanah untuk mengamatinya. Ia tidak berani berlari ke arah Link tanpa perintah.
1.8K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 46 kali sebagai tetes telinga kucing
Baca
+Pustaka
Mantan Pacarku Anak Tiriku

Mantan Pacarku Anak Tiriku

meow . "Tenang, Luzzi. Kamu kenapa?" Adez terheran melihat Luzzi yang nampak stres. Karena hal itu Adez membuka kandang Luzzi dan menggendong kucing gendutnya. Kuncing gendut itu memberontak dalam pelukan Adez dan berlari menuju ke arah dapur. Luzzi menghampiri Sally yang tengah menggoreng otak-otak ikan. Meow ... meow ....
102.3K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 90 kali sebagai tetes telinga kucing
Baca
+Pustaka
Hasrat Liar Suamiku

Hasrat Liar Suamiku

Aku memberikan perintah pada Ruri. “Apa ini?” Lelaki itu membentangkan gaun mini kostum kucing dengan warna putih hitam. Tanpa lengan, juga panjang hanya sejengkal di bawah pangkal paha. Ada bendo menyerupai telinga kucing, juga ekor yang cukup panjang. Gaun, bendo, dan ekor semuanya senada, tapi terpisah. Ternyata Dewangga benar, ada besi sebesar ibu jari yang melekat di pangkal ekor, sebagai penyangga ketika dikenakan nanti.
1019.3K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 772 kali sebagai tetes telinga kucing
Baca
+Pustaka
Anak Rahasia Kepala Sekolah

Anak Rahasia Kepala Sekolah

Perlahan anak berkerudung putih itu menggelengkan kepala. "Bu-bukan, bukan karena marah Iza gak mau pulang tapi Iza mau nurunin kucing itu dulu! Kasian!" "Iya, bundanya Iza, kasian!" Tiba-tiba si kembar beda ibu itu mengarahkan telunjuknya ke atas genteng sekolah yang ada di sebrang bangunan kelas Iza. Mataku menyipit prihatin ketika melihat seekor kucing kurus dan masih kecil sedang kebingungan sambil mengeong-ngeong tiada henti. Melihat itu, rasa pri-kehewananku bangkit ke permukaan.
1014.1K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 548 kali sebagai tetes telinga kucing
Baca
+Pustaka
SUDAH TAK PERAWAN

SUDAH TAK PERAWAN

Baru aku hendak meraihnya, terdengar suara kucing mengeong disusul kepalanya yang menyembul dari balik pintu. Cangkir yang kupegang, kuletakkan kembali. Lantas aku menghampiri Si Petty---kucing tetangga yang memang sering main di sini. Para tetangga tengah rewang, jadi pintu depan mungkin terbuka dan mereka sudah sebagian tertidur geletak di ruang tengah. Seperti biasa, si Petty menggesekkan tubuhnya ke kakiku. Biasanya aku akan memberinya makan. Dia tengah menyusui soalnya. Kemarin kulihat, anaknya ada tiga.
1093.9K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 2.6K kali sebagai tetes telinga kucing
Baca
+Pustaka
CINTA  DATANG TAK TERDUGA

CINTA DATANG TAK TERDUGA

Haris memang tidak tahu jika Alex adalah gadis remaja yang baru belasan tahun, bahkan tidak etis untuk dia telepon di tengah larut malam seperti ini. [Apa tidak bahaya untuk kucingku? Moci seperti kesakitan] [Ada bulu-bulu halus seperti duri di alat kelamin kucing jantan yang membuat kucing betina kesakitan, itu aman Pak] [Berapa lama seperti ini?] [Bapak tunggu saja, jika setelah itu Moci berguling-guling keenakan artinya sudah berhasil] Kali ini gantian Haris yang bengong karena sudah sedewasa ini dan baru tahu jika kucing betina bisa keenakan setelah dikawini.
9.631.4K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 911 kali sebagai tetes telinga kucing
Baca
+Pustaka
Magic You

Magic You

Mengalihkan pandangannya ke layar ponselnya serta mengambil headset mencoba memutar musik. "Kau tau nanti kita terlambat!" "Tenanglah... Kasian kucingnya terpisah dari orang tuanya. Dia sendirian" Kalimat itu menusuk hati Jessen. Dia merasakan kalimat itu seperti mengarah kepadanya, padahal itu adalah kucing. Jessen memasukkan kembali headsetnya ke saku celana. Entah apa yang membuatnya menjadi penasaran perbincangan dari mereka. "Aku tau rasanya jadi seperti dia." Valen memandang Tessa dalam.
104.3K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 146 kali sebagai tetes telinga kucing
Baca
+Pustaka
BLASTERIS TERKUAT

BLASTERIS TERKUAT

Dia segera Berteleport pada air berbentuk manusia. Namun, Doffi lebih cepat, dan dengan mudah memblokir jalur air berbentuk manusia, dan kemudian membuka mulutnya untuk... auman kucing! "ROOOAAARR!!!" Gelombang suara bergulir datang menerjang saat lingkaran gelombang kejut yang terlihat meletus. Krisna dan dua lainnya merasakan telinga mereka berdenging saat kulit kepala mereka terasa seperti akan meledak.
1066.2K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 1.5K kali sebagai tetes telinga kucing
Baca
+Pustaka
Rantai Gen Mekanik

Rantai Gen Mekanik

Kelinci Bintang merasakan gelombang kekuatan di punggungnya dan meraung gembira. ... "Jangan bergerak, tunggu sebentar! Aku akan menambahkan perangkat kecil untukmu." Neo mengalihkan pandangannya ke perangkat daya inti Kelinci Bintang, mengikuti kabel dan memeriksanya, dan mengangguk ketika sampai di tenggorokan, "Benar saja. Perancangnya tidak memberi kalian pita suara atau lidah. Jadi kalian hanya dapat menghasilkan gelombang suara melalui resonansi perut."
104.2K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 150 kali sebagai tetes telinga kucing
Baca
+Pustaka
SKANDAL PUTRI SAH PRESIDEN

SKANDAL PUTRI SAH PRESIDEN

Kucing kecil itu bisa mendengar suara yang muncul entah dari mana. Meskipun hanya di dalam mimpi, Tuhan ingin mempertemukan kalian kembali. Fendi terbelalak lalu merentangkan tangannya. "Kucing kecil?" Kucing kecil itu menatap lurus Fendi sebentar lalu berlari masuk ke dalam pelukannya. Tuan, Tuan.
109.0K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 179 kali sebagai tetes telinga kucing
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
123456
...
9
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status