Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
Cinta Dalam Buta

Cinta Dalam Buta

“Rama, matamu tidak bisa melihat, lebih baik aku yang membantumu mencuci. Kalau bagian ini tidak dibersihkan dengan benar, nanti bisa menimbulkan bakteri.” Bibiku sedang berdiri sangat dekat denganku, pakaiannya sudah basah, menampilkan dengan samar siluet tubuhnya yang indah. Karena mengira aku tuli dan buta, ia berpakaian dengan sangat berani. Saat wanita cantik itu membungkuk, kerah bajunya sedikit terbuka, mata basahnya menatap ke arahku, dan seketika itu aku pun tertegun di tempat untuk sementara waktu. Dia tidak tahu bahwa sebenarnya aku sudah bisa melihat dan mendengar.
1.8K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 50 kali sebagai membungkuk
Baca
+Pustaka
Prahara Uang Kompensasi

Prahara Uang Kompensasi

Indra Djatmoko tergoda oleh Ceani Janeta, seorang janda yang tinggal di lantai bawah. Itu karena Ceani bisa membuatkan sarapan spesial untuknya, tidak peduli kalau dia berjalan membungkuk dan makan mengecap. Dia berkata, "Wanita di rumahku seperti robot, rasanya seperti dapat tugas kalau dekat-dekat dengannya." "Nggak seperti Ceani. Dia pengertian dan membuatku hidup seperti manusia." Dia bahkan iri pada suami Ceani yang sudah meninggal, merasa suaminya beruntung karena bisa menikah dengannya. Aku pun memutuskan untuk mengabulkan keinginannya. Kalau sampai terlambat, aku khawatir dia akan tersadar.
7.9K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 317 kali sebagai membungkuk
Baca
+Pustaka
Pengasuh Duda Lima Puluh Juta

Pengasuh Duda Lima Puluh Juta

"Lima puluh juta?!" Teriakan seorang gadis berwajah ayu yang berada di balik meja kasir minimarket menarik perhatian sejumlah pelanggan. Nadia langsung memasang ekspresi tidak enak sembari membungkuk kepada orang-orang sekitar, berusaha memohon maaf. Kemudian, dengan suara yang direndahkan, dia bertanya, "Apa bisa saya ambil cicilan?" Nadia memasang wajah khawatir sembari mendengarkan lawan bicaranya dari ujung telepon yang lain. "S-saya mengerti. Saya akan berikan kabar segera." Begitu panggilan itu dimatikan, gadis tersebut menghela napas berat. Wajahnya tampak muram, pusing memikirkan biaya operasi yang perlu dilaksanakan oleh ibunya. Bahkan dengan upahnya bekerja paruh waktu di tiga tempat sekaligus, dia masih belum bisa membayar tagihan tersebut. 'Dari mana aku bisa mendapatkan uang sebanyak itu?' batin Nadia resah.
9.7180.8K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 6.1K kali sebagai membungkuk
Baca
+Pustaka
Godaan Putri yang Diadopsi Sahabatku

Godaan Putri yang Diadopsi Sahabatku

"Papa Jordan, poseku ini sudah benar belum?" Di kolam renang, aku mengajarkan posisi yang benar kepada putri angkatku saat turun ke air. Saat membungkuk, bokongnya terangkat tinggi dan tidak sengaja menyentuh daerah intimku. Rasanya begitu menggelitik, tubuhku bagaikan dialiri sengatan listrik. Yang membuatku lebih kegirangan lagi adalah, karena gerakannya yang belum mahir, dia melompat sekuat tenaga hingga celana renangnya sempat melorot. Aku menerjang untuk menolongnya. Dia berusaha sekuat tenaga untuk meronta dan memelukku dengan kuat hingga tubuh bagian bawahnya menempel erat. Sementara itu, ayah kandungnya melihat semuanya dari samping.
4.7K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 159 kali sebagai membungkuk
Baca
+Pustaka
Behind The Scene

Behind The Scene

Kaiwen09
Rambatannya begitu kacau. Kuku yang tak lagi terurus menembus kain, lantas membungkuk usai rasa sakit melanda. Dijambaknya rambut panjang nan kusut. "Aku menyuruhmu makan dengan tangan, bukan mulut!" Jemari tergantikan oleh kepala menempel di betis, menangis keras. "Kemaren tanganku membusuk, apa yang harus aku lakukan?" Arlan menendang dengan kasar. "Berapa kali aku katakan, tanganmu bahkan seluruh tubuhmu utuh! Kecuali otakmu yang makin hari tidak berfungsi!" Moza menatap suaminya, lantas tertawa. "Kau tahu dari mana jika otakku sudah rusak? Bisakah kau carikan aku otak baru?" Sindrom cotard namanya, seolah mengira satu atau lebih tubuhnya membusuk, bahkan parahnya kematian telah tiba sejak lama. Lantas apa yang membuat Moza menderita sindrom tersebut? Juga Arlan yang menggunakan berbagai cara untuk memperistri Moza, berakhir dengan menyakitinya? Mari kita temukan jawabannya pelan-pelan dengan mengikuti alur cerita.
102.3K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 61 kali sebagai membungkuk
Baca
+Pustaka
THE BAD NERD BOY (Indonesian)

THE BAD NERD BOY (Indonesian)

Ethan Choi
Pemenang "People's Choice Award 2019" untuk "Best Diverse". “Sekarang kamu tahu rahasiaku. Itu sangat buruk, Summers.” Dia menyeringai. Seringai kutu buku itu! Dan itu membuatku gila, tapi saat ini, dia terlihat sangat tampan. “Aku gak akan kasih tahu siapa pun,” kataku cepat-cepat, berharap itu memberi jaminan yang dia butuhkan sehingga dia bisa membiarkanku pergi karena meskipun dia terlihat sangat tampan, dia juga tampak berbahaya. Berusaha untuk tidak gemetar, aku menggigit bibirku. Matanya menangkap pergerakanku dan dia membungkuk ke depan, mengisi lubang hidungku dengan aroma ganjanya yang dia hirup tadi. Memiringkan kepalanya, dia berdecak-decak dan tersenyum. “Langkah yang salah.” Setelah itu, bibirnya menyambar bibirku, mengetuk seluruh udara dari paru-paruku. Dia menciumku tanpa ampun. Lidahnya menyelinap ke lipatan kecil dari mulutku, dan pikiranku mendadak kosong ketika kurasakan ujung lidahnya mencumbu lidahku. Mendorongku jauh, dia memperhatikanku dengan tatapan nakal di wajahnya saat dia berkata, “Sekarang aku akan menjadi milikmu.” [ Mengandung unsur dewasa ]
104.3K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 162 kali sebagai membungkuk
Baca
+Pustaka
Perpisahan di Malam Salju

Perpisahan di Malam Salju

Pada hari jadi pernikahanku yang ketujuh dengan Ivan, aku menunggu di depan satu meja penuh makanan yang sudah dingin hingga fajar. Keesokan harinya, justru kulihat dia yang seharusnya sedang menghadiri jamuan, muncul di berita utama sambil menggandeng cinta lamanya, Isabella. Aku pun membalik meja, membakar ruang kerjanya, dan dengan mata memerah menghancurkan pesta penyambutan Isabella. "Kembali. Jangan temui dia." "Kalau nggak, kita cerai." Namun dia bahkan tidak bereaksi sedikit pun. Sampai Isabella begitu ketakutan sehingga pergelangan kakinya terkilir. Untuk pertama kalinya, kekhawatiran muncul di mata Ivan, dan dia memarahiku, "Sudah cukup belum kamu membuat keributan?" Aku tertegun lama, lalu akhirnya melemparkan selembar perjanjian cerai ke wajahnya. "Kita cerai." Ivan menandatangani dengan asal-asalan, lalu membungkuk memijat pergelangan kaki Isabella. Aku berbalik dan pergi. Ada yang menebak, apakah kali ini aku benar-benar serius. Ivan mencibir dingin. "Bagus kalau benar pergi. Tujuh tahun pakai cara yang sama, dia nggak bosan, aku pun sudah muak." Angin dingin menerpa dada, aku menggenggam erat tiket pesawat. Sesuai keinginannya ... kali ini aku benar-benar melepaskannya.
976 DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 26 kali sebagai membungkuk
Baca
+Pustaka
Anak Suamiku yang Dirahasiakan

Anak Suamiku yang Dirahasiakan

Tahun ketujuh pernikahan, Dhea baru tahu kalau suaminya punya seorang anak laki-laki berusia enam tahun. Dia bersembunyi di balik perosotan TK, melihat Yordan sedang membungkuk menggendong seorang anak kecil sambil bermain dengannya. "Papa, sudah lama banget Papa nggak datang lihat aku." Suaminya mengusap kepala anak itu. "Anak pintar, Papa sibuk kerja. Kamu harus nurut sama Mama ya." Duar! Suara itu seakan-akan meruntuhkan dunia Dhea. Kepalanya langsung kosong. Papa? Mama? Sosok besar dan kecil itu memiliki wajah yang mirip 70%. Semuanya jelas sekali mengatakan bahwa pria yang dulu bersumpah akan mencintainya seumur hidup, ternyata sudah selingkuh sejak lama! Mereka tumbuh bersama sejak kecil, saling mencintai bertahun-tahun. Dhea bahkan pernah ditusuk di perut demi menyelamatkan Yordan. Akibatnya, dia bukan hanya kehilangan anak, tetapi juga tak bisa punya keturunan seumur hidup. Saat itu, Yordan berlutut di sampingnya dengan mata merah dan berkata, "Aku nggak butuh anak. Aku cuma butuh kamu seorang!" Suara bergetar Yordan yang sampai sekarang masih terngiang-ngiang di benak Dhea, kini hancur tak bersisa karena pemandangan di depan mata!
7.0K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 210 kali sebagai membungkuk
Baca
+Pustaka
Yang Paling Menakutkan adalah Cinta yang Tak Padam

Yang Paling Menakutkan adalah Cinta yang Tak Padam

“Nona Lenny, ini dokumen donasi jenazah Anda. Apa Anda yakin ingin menyerahkan tubuh Anda setelah meninggal untuk dijadikan media pembelajaran medis?” Lenny mengangguk dan menandatangani dokumen itu tanpa ragu. “Ya.” “Saya akan meninggal paling lama satu bulan lagi. Sebelum itu, saya akan menghubungi Anda untuk menangani jenazah saya. Maaf sudah merepotkan Anda.” Setelah berkata demikian, ia mengambil surat donasi itu dan berjalan keluar dari fakultas kedokteran. Di belakangnya, sekelompok dokter berbaju putih berdiri dengan mata yang sedikit memerah, lalu dengan penuh hormat membungkuk kepadanya. Saat kembali ke rumah Keluarga Wijaya, baru saja melangkah masuk, Lenny sudah mendengar suara erangan samar yang penuh keintiman. Di atas sofa, Raven sedang menindih seorang gadis bertubuh ramping, mencium lehernya. Gadis itu terengah, lalu dengan berkata gemetar, “Tuan Raven, ini adalah rumah pernikahanmu dan Nyonya Lenny. Anda bawa saya ke sini … untuk memaksa Nyonya Lenny bercerai?” Raven bersandar dengan santai dan tertawa pelan. “Memaksanya bercerai? Mana mungkin. Apa tidak ada yang memberitahumu bahwa dia adalah cinta idamanku? Aku mencintainya hingga rela mati deminya.” Gadis itu terkekeh, mengira Raven hanya sedang menyindir, lalu semakin erat melingkarkan lengannya di leher pria itu.
6.5K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 189 kali sebagai membungkuk
Baca
+Pustaka
Suamiku Menjadi Tua dalam Semalaman

Suamiku Menjadi Tua dalam Semalaman

Setelah aku menyatakan cinta kepada teman masa kecilku sebanyak 101 kali, dia malah menikahi cinta pertamanya. Dengan hati yang sudah mati rasa, aku berbalik menikahi adiknya yang selama ini selalu mengejarku. Setelah menikah, adiknya memanjakanku sampai sedalam-dalamnya, cintanya berani dan penuh gairah. Semua orang merasa aku benar-benar sangat beruntung, bisa menikah dengan pria baik yang begitu mencintaiku. Namun ketika aku dan cinta pertamanya sama-sama terjatuh ke dalam air, aku dengan mata kepala sendiri melihat suamiku yang tidak bisa berenang ini, tiba-tiba melompat turun, berenang sekuat tenaga menuju sang cinta pertama, bahkan memberinya napas dari mulut ke mulut di dalam air. Aku berjuang dengan putus asa, memohon agar dia mau menatapku sekali saja, tetapi dia hanya sibuk membawa si cinta pertama ke tepi, membiarkan aku ditelan oleh air laut. Saat tak sadarkan diri, di ruang rawat aku mendengar dia dan teman masa kecilku saling baku hantam demi memperebutkan giliran merawat cinta pertama mereka. Dia meraung kesakitan dan berkata, "Aku mengorbankan diri sendiri dengan menikahi Ariana, bukankah itu semua agar dia nggak menghalangi kebahagiaanmu dengan Selene? Jadi biarkan aku pergi melihat Selene sekali saja, boleh?" Ternyata ... sejak awal memang tidak pernah ada seorang pun yang benar-benar mencintaiku. Aku segera membuat janji untuk layanan pemalsuan kematian, bersiap menggunakan kematian palsu untuk melarikan diri. Namun setelah mendengar "kabar kematianku", dia yang biasanya selalu tenang justru menepis cinta pertamanya yang mencoba menghiburnya, membungkuk lalu memuntahkan seteguk darah, rambutnya memutih dalam semalam ....
3.0K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 70 kali sebagai membungkuk
Baca
+Pustaka
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status