Filter By
Updating status
AllOngoingCompleted
Sort By
AllPopularRecommendationRatesUpdated
DIKIRA GELANDANGAN TERNYATA PEWARIS TUNGGAL

DIKIRA GELANDANGAN TERNYATA PEWARIS TUNGGAL

“Apa? Calon istri dari desa?” “Pasti kampungan dan tidak modis.” Itulah ucapan Dante Julian Vascos saat sang nenek akan menjodohkannya dengan seorang gadis yang bukan dari kota tempat tinggalnya juga tidak selevel dengannya. Bak menelan ludahnya sendiri, seakan terkena karma atas ucapannya itu, Dante yang dalam pengasingan bertemu seorang gadis yang tak pernah dibayangkannya. “Ayo kita pura-pura menikah saja, biar saudara-saudaramu itu tak berbuat seenaknya lagi.” Ajak Dante. Ayo lanjut baca dan support karyaku dengan komentar membangun, folow akun GN atau IG @authorparadista. Semoga buku ini menjadi buku dengan tulisan yang lebih baik dari buku-buku sebelumnya, maaf apabila masih banyak kekurangan :) Terimakasih dan selamat membaca.
Urban
107.6K viewsOngoing
Read
Add to library
Melepaskanmu, Melepaskanku, Melepaskan Cinta Kita

Melepaskanmu, Melepaskanku, Melepaskan Cinta Kita

"Bu Noria, ini dari lembaga eutanasia di Swiss. Apakah benar Anda sendiri yang mengajukan eutanasia pada tanggal 25 Desember?" Bulu mata Noria bergetar ringan beberapa kali. Nadanya sangat tenang. "Ya." "Baik, pengajuan Anda sudah lolos verifikasi. Kami memberi waktu setengah bulan, silakan Anda mengatur urusan setelah kematian." Baru saja telepon ditutup, pintu kamar tidur langsung didorong terbuka. Aziel masuk membawa hawa dingin dari luar. Begitu melihat Noria, dia tersenyum sambil mengangkat kotak hadiah yang dibungkus dengan indah di tangannya. "Nori, selamat ulang tahun." Noria tersenyum tipis. "Ulang tahunku kemarin." Gerakan Aziel sedikit kaku, sekilas rasa panik dan canggung melintas di wajahnya. "Maaf, akhir-akhir ini aku terlalu sibuk kerja."
Short Story · Romansa
2.0K viewsCompleted
Read
Add to library
Penyesalanku

Penyesalanku

Sinopsis "Uma!" seruku lantang, memanggil nama mantan istriku yang nampak tergesa-gesa itu. Uma berhenti sejenak, dan menoleh kearahku. "Maaf, ada yang bisa saya bantu?" ucapnya formal. Seolah kami tidak pernah saling kenal. "Apa kabarmu?" tanyaku basa-basi. "Oh, baik, saya baik-baik saja," jawabnya canggung. Tatap matanya datar, tak ada keramahan di sana. "Anak-anak ---" Belum sempat kuselesaikan ucapanku, Uma sudah memotongnya. "Maaf saya buru-buru, Pak. Ada pasien yang mengalami pendarahan, yang harus segera mendapat tindakan." Uma segera berlalu dan meninggalkan aku begitu saja. Uma pasti malas menjawab pertanyaan basa basiku, karena setelah bercerai, kami benar-benar putus komunikasi. Tak ada lagi nafkah untuk anak-anak, atau perhatian sebagai ayah. Bahkan sekedar bertanya kabaar pun, tak pernah kulakukan. Aku sudah menelantarkan mereka. Melihat Uma yang sekarang membuatku dilanda penyesalan. Wanita yang dulu rela meninggalkan profesinya demi sepenuhnya mengabdi kepada-ku itu, kini bertransformasi menjadi wanita karier yang sukses. Tak ada lagi wanita lemah yang hanya bisa menangis saat kubentak, yang ada wanita berwibawa yang membuat lawan bicaranya bersikap hormat. Dulu kutinggalkan dia dalam keadaan hamil tua anak kedua kami. Bahkan saat melahirkan aku tak menemaninya. Apa kabar anakku sekarang? Seperti apa rupanya? Jujur aku penasaran, sejak dia lahir aku tak pernah menengoknya. Ingin rasanya aku menjumpai dan memeluk mereka bertiga, melampiaskan rindu yang tiba-tiba hadir. Akankah mereka bisa memaafkan dan menerimaku? Penyesalan itu kian menyiksa, mana kala pernikahan ketigaku tak bahagia. Apakah ini karma, karena telah menelantarkan Uma dan anak-anakku? Sejak bercerai dengan Uma, aku tak pernah menemukan wanita sebaik dia. Andai waktu bisa diulang, aku ingin tetap bersama.
Rumah Tangga
1023.1K viewsCompleted
Read
Add to library
Merelakan Cinta Pertama, Menerima Perjodohan yang Ditetapkan

Merelakan Cinta Pertama, Menerima Perjodohan yang Ditetapkan

"Pa, Ma, aku sudah setuju pulang ke kampung halaman untuk ikut perjodohan dan menikah. Aku akan pulang akhir bulan ini." Awal musim semi, udara masih dingin. Sambil membuka pintu, Kathleen berbicara di telepon. Suaranya yang lembut hanyut bersama hujan yang deras. Dia merapatkan kerah bajunya, lalu mendengar kedua orang tuanya di seberang telepon menghela napas lega. "Kathleen, kesehatan Papa dan Mama makin menurun beberapa tahun ini. Kami cuma berharap kamu bisa segera berkeluarga. Bagus kalau kamu sudah memikirkannya dengan matang. Nanti setelah kamu pulang, Ibu akan minta Tante Olivia atur beberapa calon yang cocok untuk kamu temui." Mendengar orang tuanya sudah mulai mengatur semuanya, tatapan Kathleen sedikit bergetar, seolah-olah belum sepenuhnya sadar. Setelah berbasa-basi beberapa kalimat lagi, telepon pun ditutup. Dia melirik rumah itu sekilas, lalu kembali ke kamar dan mulai membereskan barang-barangnya.
Short Story · Romansa
3.0K viewsCompleted
Read
Add to library
Membuatmu Jatuh Cinta Lagi

Membuatmu Jatuh Cinta Lagi

Erlin Natawiria
Saat Biyan siuman dari koma, tiga kata pertama yang Adisti dengar adalah, "Maaf, Anda siapa?" Sebuah kecelakaan tragis menghapus semua memori Biyan tentang Adisti dan hubungan mereka selama empat tahun terakhir. Keinginan Adisti untuk merawatnya pun dihalangi Salma, sang mertua yang terkesan sulit menerimanya sebagai menantu. Namun, Adisti tak mau cepat mengalah. Di Pulau Evia, dia bertekad membuat suaminya jatuh cinta lagi dan menyelamatkan pernikahan mereka dari kehancuran. Kehadiran Utari, mantan Biyan, dan perhatian dari Batara tak serta-merta menggoyahkan keinginannya untuk bersanding kembali dengan belahan jiwanya. Siapa sangka hari-hari yang Adisti dan Biyan lewati malah mengantarkan mereka pada rangkaian rahasia besar. Rahasia-rahasia yang bakal membuat mereka mempertanyakan nasib rumah tangga dan cinta yang selama ini bersemi.
Romansa
102.7K viewsCompleted
Read
Add to library
My Husband Is Devil

My Husband Is Devil

Riyah
Plak... "Sayangnya aku gak kaya kamu. Aku gak semurahan yang kamu kira, aku gak pernah haus belaian sama sekali. Ga jangan kamu pikir karena aku selalu sabar aku bakal terus bertahan ya. Kapan aja aku bisa ngerasa capek sama sikap kamu, tinggal tunggu kapan waktunya aku milih buat nyerah dan ninggalin kamu,"ungkap Sera memperingati Arga. Sera langsung pergi begitu saja meninggalkan Arga. Sedangkan Arga, lelaki itu merasa tubuhnya mati kutu saat mendengar ucapan Sera tadi. Seakan-akan ada rasa takut yang tiba-tiba menghampirinya, dia menatap Sera yang menaiki tangga. Sera menghentikan langkahnya lalu menolehkan kepalanya menatap Arga yang masih duduk di kursinya. "Aku bakal minta pisah sama kamu!" Ayo langsung baca aja, liat kelanjutan kisah Arga dan Sera. Apakah mereka akan bercerai atau tetap bertahan mempertahankan rumah tangganya?
Romansa
9.84.5K viewsOngoing
Read
Add to library
Aku Pergi Ketika Dia Memilih Wanita Lain

Aku Pergi Ketika Dia Memilih Wanita Lain

Pada hari perceraian, aku hanya membawa pergi satu set pakaian yang kupakai saat menikah dulu. Rumah, mobil, harta, dan anak-anak ... semuanya kutinggalkan untuk Sultan. Dia menatapku dengan agak terkejut, lalu mencibir. "Kamu sudah pikirkan baik-baik? Tiga anak itu kamu besarkan dengan tanganmu sendiri dan sekarang kamu lepaskan mereka? Kalau kamu benar-benar nggak menginginkan apa pun, aku juga nggak akan minta biaya nafkah darimu. Itu adil." Aku segera menandatangani perjanjian itu, lalu menyahut dengan datar, "Mm, sangat adil." Sultan terdiam sejenak sebelum akhirnya perlahan menandatangani namanya. "Kalau nanti kamu nyesal, kita bisa ...." Aku mengibaskan tangan untuk memotong ucapannya, lalu pergi tanpa menoleh lagi. Dulu Sultan sering mengatakan bahwa aku menikah dengannya demi uang dan kekuasaan, bahkan mencoba mengikatnya dengan anak-anak. Tidak apa-apa. Saat dia mengurus jenazahku nanti, dia akan mengerti semuanya.
Short Story · Romansa
2.2K viewsCompleted
Read
Add to library
Cinta yang Menghanyutkan

Cinta yang Menghanyutkan

Suamiku marah besar karena kekasih lamanya terjebak di lift selama setengah jam. Karena marah, dia memasukkanku ke dalam koper dan menguncinya. “Kamu harus menanggung dua kali lipat dari semua penderitaan yang Enny alami.” Aku meringkuk, kesulitan bernapas, menangis sambil meminta maaf, tetapi yang kuterima hanyalah tuduhan dingin dari suamiku. “Terima hukuman ini. Hanya dengan dihukum, kamu bisa lebih patuh.” Dia mengunci koper yang berisi aku ke dalam lemari. Aku berteriak putus asa, berjuang untuk keluar. Tetapi darah mengalir dari koper dan membasahi lantai. Lima hari kemudian, hati suamiku luluh dan memutuskan untuk mengakhiri hukuman. “Ini hanya peringatan kecil, aku akan memaafkanmu kali ini.” Namun, dia tidak tahu bahwa tulang belulangku sudah membusuk dan tidak berbentuk lagi.
Short Story · Romansa
19.1K viewsCompleted
Read
Add to library
Love Struggle

Love Struggle

Fajrah Indriani Idma
Kalian tahu apa yang paling menyakitkan dari sebuah penghianatan? Bukan selingkuhnya, bukan juga tentang wanita yang diam-diam meruntuhkan bahtera suatu hubungan yang kita jalani. Hal yang paling menyakitkan dari sebuah penghianatan adalah ia hanya bisa dilakukan orang yang paling kita percayai. Kata-kata yang kita anggap kejujuran, ternyata hanya bohong belaka. Janji manis yang membuat kita yakin, ternyata hanya ingkar semata. Aku tidak pernah mencintai orang lain sedalam aku mencintai Riga. Aku tidak pernah percaya orang lain, seyakin aku mempercayai Riga dan sahabatku. Lantas apa? Cintaku dikhianati. Kepercayaanku dinodai. Kalian tahu? Luka dari penghianatan tidak bisa disembuhkan. Kata-kata tentang permintaan maaf hanya tameng belaka. Luka itu terlalu dalam. Mengiris relung hati paling rentan
Young Adult
1.9K viewsOngoing
Read
Add to library
Segitiga Penguasa - Sudut Pertama

Segitiga Penguasa - Sudut Pertama

NVR
Malam yang tragis. Membuat seorang lelaki harus rela meninggalkan sahabatnya sendiri di tengah-tengah kejaran para prajurit kerajaan. Bersama istri, anak, dan seorang bayi titipan sahabatnya, ia kembali ke desa asalnya. Selang empat tahun setelah kejadian itu, seorang perempuan yang tengah memangku seorang bayi yang baru dilahirkannya, seketika menjerit histeris manakala melihat suaminya sendiri harus mati tepat di depan matanya. Sebelum punggungnya tertusuk panah, lelaki itu telah lebih dulu meminta maaf atas semua kesalahan yang pernah ia perbuat. Kemudian, setelah dua puluh tahun berlalu, Marcapada, yang sewaktu kecil telah kehilangan ibunya, bersama Soma, anak sebatang kara yang tinggal di pinggir desa, serta puluhan pemuda lainnya, harus mengikuti kompetisi pertarungan demi mendapatkan gelar sebagai seorang Penjaga.
Fantasi
1010.4K viewsCompleted
Read
Add to library
PREV
1
...
3233343536
...
50
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status