Maaf Mas Keponakannmu Jauh Lebih Jantan
Maka, dia mengeluarkan senjata paling mematikan yang selalu berhasil menghancurkan mental Dania selama ini.
"Kenapa diam saja? Oh, atau kamu sengaja mencari laki-laki lain di luar sana untuk memuaskanmu karena kamu sadar dirimu itu cacat?" Renata tertawa mengejek, sebuah tawa yang terdengar sangat kejam. "Sia-sia saja, Dania. Mau berapa ratus kali pun kamu tidur dengan laki-laki, rahimmu itu tetap rahim kering! Rahim mandul yang tidak berguna! Kamu itu kutukan di keluarga ini, hanya seonggok daging kosong yang tidak bisa memberikan keturunan!"