Gagal Jadi Maduku, Dia Jadi Iparku
Andai saja hatinya bisa bicara maka Gendhis tak akan sanggup kehilangan Kai, tapi dia yakin berprasangka kepada Allah karena dia telah diberi hadiah suatu saat nanti.
"Ya Allah aku tidak menolak segala takdirmu, aku menantikan hal indah apa yang engkau akan berikan kepadaku. Karena sakitnya luar biasa, entah ini karena aku selalu berpura-pura kuat, padahal aku tidak kuat. Aku berantakan, saat ini aku benar-benar berantakan. Tidak ada yang baik-baik saja semenjak anakku kembali ke surga ke sisi-Mu. Allah, aku merasa kehilangan segalanya, aku kehilangan semangat, kehilangan kebahagiaan, bahkan aku kehilangan diriku sendiri," kata Gendhis sambil meneteskan air matanya.
Hot Chapters