Filter By
Updating status
AllOngoingCompleted
Sort By
AllPopularRecommendationRatesUpdated
Terpaksa Menjadi Milikmu

Terpaksa Menjadi Milikmu

Ia benar-benar tak bisa terima jika ada seseorang yang meninggikan suaranya padanya, siapapun itu. "Lihatlah, aku menemukan sesuatu di sini. Mungkin kau telah berpikir berlebihan. Kita punya pengaturan keamanan di sini, siapa pun pasti akan tertangkap!" Ken mencoba menjelaskan, namun itu tak bisa menenangkan Husam. Tak bisa dijelaskan betapa tegangnya ia kali ini.
6.4K viewsOngoingAdded to Library 146 Times as mencekam
Read
+Library
Tuan Muda Tersembunyi Pulau Alcatraz

Tuan Muda Tersembunyi Pulau Alcatraz

Ia melesat menuju Rabik. Namun... Rabik tidak bergerak. Tidak mundur. Tidak bertahan. Ia hanya berdiri. Tatapannya lurus. Rori terhenti sesaat. Ada sesuatu dalam tatapan itu. Sesuatu yang membuatnya ragu. Namun amarahnya lebih besar. "Kalau begitu mati saja...!" "Berhenti." Cameron mengangkat tangan. Rori terdiam, meski napasnya masih berat.
104.4K viewsCompletedAdded to Library 126 Times as mencekam
Read
+Library
MENANTI KEPASTIAN

MENANTI KEPASTIAN

Mpeb langsung cerita pada Dini tentang tiga butir klereng istimewa itu. Namanya Azam. Sejak kelas satu Sekolah Dasar, Azam selalu bersaing dengan Mpeb dalam hal apapun. Pelajaran, olahraga maupun masalah tabungan. Mpeb selalu rangking satu dan Azam pasti rangking dua. Bagi Mpeb, Azam adalah saingan terberatnya. Azam mulai ikut les agar bisa dapat rangkin satu. Jadi Mpeb pun ngamuk minta ikut les, karena khawatir posisinya disenggol oleh Azam. Azam sangat aktif dikelas, Mpeb pun tidak mau kalah. Begitupun dengan bidang olah raga, Mpeb selalu merasa kesal karena Azam selalu menang lari dibanding dirinya. Mpeb kesel sekali karena dirinya merasa dikalahkan oleh Azam. Bahkan masalah tabungan pun
104.4K viewsCompletedAdded to Library 172 Times as mencekam
Read
+Library
KAMAR KEDUA

KAMAR KEDUA

Ia sedang mengamati lebih teliti. Cara Sheza tidak melepaskan ujung kemeja Satria sejak tadi. Itu bukan cengkeraman panik. Itu seperti refleks tubuh yang tahu, di sini aman. Cara tubuh Sheza sedikit condong—bukan mencari perlindungan, tapi bersandar karena diizinkan. Dan cara Satria—bukan menggenggam berlebihan. Hanya satu gerakan kecil: pria itu menutup punggung tangan Sheza dengan telapak tangannya. Dengan tenang dan konsisten.
10245.9K viewsOngoingAdded to Library 6.6K Times as mencekam
Show Reviews (118)
Read
+Library
BIAN_Bella
novel ini memang berkualiti tinggi. Saya sanggup berjaga sampai lewat malam kerana terlalu asyik membaca. Gaya bahasanya indah, kemas, dan mudah difahami. Membuatkan setiap bab mengalir lancar. Jalan ceritanya jg berbeza daripada kebanyakan novel lain kerana tidak bergantung pada unsur dewasa sahaja
Sulistianah cuplis
wes lah...kalo novel kak njus gk ada yg gagal. rating 10 semua. keren semua. semua ceritanya gk ada yg lebay, relevan dgn kehidupan dan masalah-masalah yg sering terjadi, tp dikemas dengan penulisan yg luar biasa. makasih ya kak nyusul namaku pernah jadi pemeran figuran di salah satu novel nya ......
Read All Reviews
Dendam yang Tak Terlupakan

Dendam yang Tak Terlupakan

Mela tidak bergerak dari kursinya untuk menjaga jarak fisik dan emosional dari Damar. Damar hanya tersenyum tipis. Dirinya sama sekali tidak gentar dengan penolakan dingin Mela. Ekspresi tenang itu justru menunjukkan bahwa Damar sudah mengantisipasi perlawanan Mela. Ia mengambil botol sake kecil itu dan meletakkannya di dekat kotak sushi dengan gerakan hati-hati. "Aku tahu," katanya lembut yang justru membuat Mela semakin curiga.
728 viewsOngoingAdded to Library 23 Times as mencekam
Read
+Library
Maafkan Aku Salah Membencimu

Maafkan Aku Salah Membencimu

Alena mengatakan bahwa ia cemburu dan itu berhasil membuat Ansen merasa lebih takut. 'tidak! Jangan berbicara seperti itu lagi. Alena, jika kamu mengatakan hal semacam itu lagi. Aku mungkin akan jatuh cinta padamu dan aku tidak mau. Aku tidak mau mencintaimu'
2.4K viewsOngoingAdded to Library 92 Times as mencekam
Read
+Library
Kacamata Penakluk

Kacamata Penakluk

Di saat puncak ketegangan itu membuncah, kacamata di wajahku berkedip dengan pendar biru yang sangat terang. [PEMBERITAHUAN SISTEM: STATUS KEPATUHAN TARGET SARI TELAH MENCAPAI TINGKAT MAKSIMAL.] [STATUS TERBARU: KEPATUHAN ABSOLUT (100%)] [CATATAN: TARGET TELAH SEPENUHNYA MENERIMA PERANNYA SEBAGAI MILIK ANDA DAN TIDAK AKAN PERNAH BISA MEMBERONTAK.]
3.3K viewsCompletedAdded to Library 121 Times as mencekam
Read
+Library
Istri Cacatku, Kembalilah!

Istri Cacatku, Kembalilah!

cibir Shaka. Alcand tertawa kecil, “Apa ya? Tapi dia baik, tidak memandang rendah kamu, tidak marah hanya karena masalah sepele. Shaka orang yang tulus akan menerima kamu apa adanya, dia akan menemani kamu sampai kapanpun entah kamu di titik paling rendah pun orang tulus itu akan menemani kamu. Tapi jika yang ada dipikirannya hanyalah amarah hanya masalah sepele, percayalah jika kamu tidak memiliki apa-apa dia akan pergi meninggalkan kamu.”
105.2K viewsCompletedAdded to Library 150 Times as mencekam
Read
+Library
Belenggu Hati

Belenggu Hati

Kara menarik nafas dan mengedikkan bahu nya acuh. Mencari sesuatu hal dengan perasaan marah dan emosi yang mau meledak. Bukanlah sesuatu hal yang baik. Contohnya Ender sekarang, Hp dan dompet nya tepat berada di atas meja nakas samping ranjang. Tapi dia tidak melihatnya, tidak. Fokusnya tidak ke sana sekarang. Melainkan akan ucapan Kara tadi.
103.4K viewsOngoingAdded to Library 88 Times as mencekam
Read
+Library
PREV
123456
...
10
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status