Tak Semanis Madu
Mendung terlihat menghiasi langit Bandung pagi ini sehingga matahari bersembunyi di baliknya, Sama seperti lelakiku yang masih bersembunyi dan enggan keluar dari balik selimut tebal itu setelah malam panjang yang sudah kami lewati.
Kudekati wajah rupawan yang masih terlihat nyenyak usai kubersihkan diri, ingin mengecup walau hanya sekedar pipi. Namun, aku takut jika sampai dia memergoki saat aku melakukannya, bisa-bisa jadi bahan buli berhari-hari. Aku pun mengurungkan niatku.
"Abi, bangun." Kugoncang perlahan tubuh yang masih telanjang dada itu, namun tak ada tanda-tanda dia akan membuka mata.
인기 회차