Menggoda Sang Paman
Wangi shampoo bunga liar dari rambut Nabila sudah terlanjur merasuk ke hidungnya.
"Nabila," ucapnya perlahan, nyaris seperti bisikan tapi penuh tekanan, "tadi kamu bilang apa?"
Nabila pura-pura menyibukkan diri dengan memutar sendok kecil dalam gelasnya. Es batu berdenting pelan, seperti ikut bermain-main dengan ketegangan yang tumbuh di antara mereka.
"Apa maksudnya kamu lagi didekati sugar daddy?" tanya Govan, kali ini suaranya lebih serius. Tegas. Menggertak, meski tidak meninggikan suara.