Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
Dia, Yang Mudah Dihibur

Dia, Yang Mudah Dihibur

Pada hari Idul Adha, aku menyiapkan satu meja penuh hidangan kesukaan Brian. Namun lagi-lagi, dia tidak datang. Aku terdiam sejenak, lalu dengan cekatan membuka postingan instagram, orang yang cinta sejati Brian. [Harus diberi pujian! Aku baru bilang lampu rusak, dia langsung meninggalkan pacarnya demi datang ke sini.] [Tolong pertahankan sifat yang lebih mementingkan teman daripada pacar.] Fotonya memperlihatkan Brian yang sedang berdiri di atas bangku, mendongak untuk mengganti lampu. Dia menopang kaki Brian dengan kedua tangan, wajahnya tanpa sengaja menyapu bagian paling sensitifnya. Brian tidak menghindar, malah menyunggingkan senyuman samar. Pemandangan itu begitu menusuk mata, tapi aku tidak lagi menangis ataupun marah. Aku hanya dengan tenang memberi tanda suka, lalu mengajukan putus dengannya. Brian tidak percaya sama sekali. “Paling hanya mengambek saja, cuekin saja beberapa hari. Nanti aku hanya perlu ulurin tangan saja, dia pasti bakal luluh lagi.” Namun, Brian tidak tahu, aku bisa begitu mudah luluh dulunya, karena aku mencintainya. Mulai sekarang, dia tidak akan pernah bisa membujukku lagi.
Baca
Tambahkan
Besar Kema(l)uan dari Kemampuan

Besar Kema(l)uan dari Kemampuan

Setelah lima belas tahun menikah, kami tetap bercinta setiap hari. Apakah itu salah? Bagi Rati, istriku, iya. Dia bilang cinta bisa dibuktikan dengan cara lain, selain seks. Bagiku, cara semacam itu hanya dilakukan oleh pria lemah. Karena segala hal di dunia ini didasari oleh ketertarikan seksual dan bercinta adalah bukti cinta yang paling kuat yang bisa ditunjukkan seseorang kepada pasangannya. Jika memang Rati tidak percaya, aku akan membuktikannya. Lagi pula, sejak status sosialnya meningkat, dia semakin bertingkah di hadapanku dan selalu menolak ketika kuajak bercinta. Kalau tidak mendapatkan darinya, bukan salahku jika aku mencari di luar, kan?
Urban
1022.2K DibacaOngoing
Baca
Tambahkan
Sarung Tangan, Permata, dan Penyesalan

Sarung Tangan, Permata, dan Penyesalan

Di hari ulang tahunku, tunanganku menukarkan poin supermarket untuk membelikanku sepasang sarung tangan cuci piring. Namun, di lelang, dia menawar paling tinggi demi membelikan permata seharga 10 miliar untuk cinta pertamanya. Aku marah, tetapi dia justru menuduhku sebagai perempuan materialistis. "Aku kasih kamu uang buat dipakai, bukannya sudah sewajarnya kamu melayaniku? Ini sebenarnya ujian terakhir yang mau aku kasih sebelum nikah. Kalau kamu lulus, kita nikah. Tapi kamu benaran bikin aku kecewa." Aku mengajukan putus, dan dia langsung berbalik melamar cinta pertamanya. Lima tahun kemudian, kami bertemu kembali di sebuah pulau liburan pribadi. Kevin melihatku mengenakan pakaian kerja sambil memungut sampah di pantai, lalu langsung melontarkan ejekan. "Celine, dulu kamu remehin sarung tangan yang kubelikan, sekarang malah mungut sampah di sini." "Sekarang, sekalipun kamu mohon agar aku nikahi kamu, aku nggak akan melirikmu lagi." Aku tidak menanggapinya. Pelajaran praktik sosial putraku berjudul membersihkan halaman belakang rumah bersama orang tua. Ayahnya memperluas halaman sampai ke tepi pantai, membersihkannya sungguh melelahkan.
Baca
Tambahkan
Suamiku Hilang saat Aku Hamil

Suamiku Hilang saat Aku Hamil

Tiga tahun menikah, Indira dan Farhan hidup dalam kesederhanaan yang penuh cinta. Meski belum juga dikaruniai anak, Farhan tak pernah mengeluh maupun mendesak. Ia mencintai Indira dengan tulus, atau setidaknya itulah yang selalu Indira yakini. Hingga suatu hari, Indira membawa kabar yang selama ini mereka nantikan: ia hamil. Tapi kebahagiaan itu tak bertahan lama. Beberapa bulan setelah kabar bahagia itu, Farhan menghilang tanpa pesan, tanpa jejak, seolah ditelan bumi tanpa tanda ataupun firasat apapun sebeumnya. Semua nomor tak aktif, semua akun media sosial lenyap, dan tak ada satu pun orang yang tahu ke mana Farhan pergi. Dalam kondisi hamil, Indira harus menanggung beban kehilangan, kecemasan, dan tekanan batin yang nyaris meremukkan tubuh dan jiwanya. Ia menelusuri setiap kemungkinan, menggantungkan harapan pada setiap petunjuk yang samar, hingga tak ada lagi air mata yang tersisa. Sebenarnya kemana Farhan pergi? Apakah dia masih hidup ataukah ...
Rumah Tangga
2.8K DibacaTamat
Baca
Tambahkan
Ayam Kampus Suamiku

Ayam Kampus Suamiku

Ayu dengan tegas menolak perjodohan dari orang tuanya dengan pria bernama Aryo, seorang pemuda yang tidak lulus SMA, namun memiliki sebuah usaha potong ayam milik orang tuanya. Sementara, Ayu adalah seorang mahasiswi yang lagi dekat dengan seniornya bernama Fandi. Akankah perjodohan itu akan berhasil?
Rumah Tangga
1010.5K DibacaTamat
Baca
Tambahkan
Gelora Cinta Sang Mafia

Gelora Cinta Sang Mafia

Adelia rela menanggung malu dan rasa sakit demi adik-adiknya yang terobsesi meniru gaya hidup orang kaya—padahal kenyataan mereka jauh dari kemewahan. “Aku akan memberikan apa pun untuk mereka. Aku adalah kakak, sekaligus orang tua bagi mereka,” ucap Adelia dengan senyum yang penuh luka. Namun saat kenyataan memaksanya menjual keperawanannya pada pria paruh baya demi uang, seseorang bertanya padanya: “Menjual kehormatanmu... pada lelaki setua itu? Tidakkah itu menyakitkan, Adelia?” Dan dalam diam, Adelia tahu, Lebih dari menyakitkan—tapi demi mereka, ia rela hancur.
Romansa
887 DibacaTamat
Baca
Tambahkan
Pembalasan Untuk Suami Mati Palsu

Pembalasan Untuk Suami Mati Palsu

Saat kabar kematian suami asuh itu datang, aku tidak menangis dan tidak buat keributan. Aku justru segera menarik kembali saham miliknya dan mengurus surat kematian. Aku melakukan semua itu karena aku telah terlahir kembali. Di kehidupan sebelumnya, ayah khawatirkan aku, putri keluarga terkaya akan menderita setelah menikah. Sehingga beliau memilihkan tiga orang suami asuh, lelaki yang sejak kecil dibesarkan untuk menjadi pendampingku. Dari ketiganya, aku memilih Kevin yang paling menonjol untuk jadi suamiku, tetapi baru tiga hari setelah pernikahan, dia tiba-tiba meninggal mendadak. Dalam kesedihan, atas bujukan dua orang lainnya, aku memadamkan niat untuk menikah lagi dan menjalani hidup sebagai janda hingga akhir hayat. Namun, pada usia 80 tahun, ketika aku kembali ke Provens, tempat kenangan cinta kami, aku justru melihat Kevin yang telah mati 60 tahun lalu. Dia hidup bersama pengasuhku yang dulu menghilang, dikelilingi anak dan cucu dan menikmati kehidupan yang begitu bahagia. Aku menyadari telah ditipu seumur hidupku. Amarah membuat pandanganku menggelap, lalu aku meninggal akibat pendarahan otak. Ketika kembali membuka mata, aku mendapati diriku telah kembali ke hari saat kabar kematiannya pertama kali datang. Aku ingin melihat sendiri bagaimana seorang mayat tanpa nama dan identitas bisa terus hidup.
Baca
Tambahkan
Tantangan Untuk Si Pelakor

Tantangan Untuk Si Pelakor

Kiwimiw
Awalnya Viktor hanya tertarik memperhatikan Vanessa, tetangga apartemennya, yang terlihat baik dan hangat tapi ternyata punya hobi yang aneh. Wanita itu bahkan terang-terangan mengaku di depannya bahwa merebut pacar orang lain adalah hobinya dan ia sama sekali tidak tertarik pada Viktor yang meskipun ganteng tapi masih single. Menurutnya tidak ada tantangan apapun untuk mendapatkan Viktor. Dan Vanessa yang merasa bisa memenangkan taruhan konyol Viktor, menerima tantangan laki-laki itu untuk tidak mendekati pacar orang lain selama 3 bulan penuh. Hingga suatu hari ia menyadari bahwa ia mulai mencintai laki-laki milik orang lain lagi. Apa yang bisa Vanessa lakukan sekarang? Menghentikan hobinya dan melupakan orang yang ia cintai atau justru merebut laki-laki orang lain lagi dan kalah dalam taruhan dengan Viktor?
Romansa
2.4K DibacaOngoing
Baca
Tambahkan
Aturanmu, Bukan Aturanku!

Aturanmu, Bukan Aturanku!

Aku adalah Isha, putri dari bos mafia nomor satu di Sisilia. Sejak kecil aku selalu memberontak. Ayah takut aku suatu hari bertindak gegabah dan menikah dengan orang yang tidak pantas, jadi dia langsung memberi perintah bahwa aku harus bertunangan dengan Luca, pewaris Keluarga Marino yang sedang naik daun. Meskipun ini pernikahan politik, setidaknya aku ingin memilih cincin yang kusukai. Oleh karena itu, aku menghadiri lelang keluarga mafia. Saat cincin permata penutup acara ditampilkan, aku mengangkat papan penawaran. Palu lelang bahkan belum jatuh ketika suara wanita yang arogan terdengar dari samping belakangku. "Gadis kampungan sepertimu berani ini menyaingiku? Empat miliar! Kalau tahu diri, cepat keluar sendiri." Tempat itu langsung hening selama beberapa detik, hanya terdengar suara rana kamera yang pelan. Aku menoleh dan melihat seorang wanita mengenakan gaun haute couture berwarna emas. Senyum santai menggantung di sudut bibirnya, seolah seluruh ruang lelang adalah panggung pribadinya. Belum sempat aku bicara, juru lelang sudah tergesa-gesa mengetukkan palu. "Terjual! Selamat kepada Nona Sophie yang berhasil mendapatkan cincin utama 'Bintang Abadi'!" Alisku mengerut dan amarahku membuncah. "Belum selesai dilelang sudah bisa diketuk? Tempat ini aturannya buruk sekali." Sophie berbalik dengan tatapan tajam, menilikku dari ujung sepatu hingga puncak kepala. "Aturan?" Dia mengejek, "Sayang, aku ini Sophie, adik angkat Luca, pewaris Keluarga Marino. Di sini, akulah aturan!" Aku tak bisa menahan tawa. Kebetulan sekali, Luca adalah nama tunanganku. Aku segera mengambil ponsel dan menekan nomor yang sudah kuhafal. "Luca,'adik angkatmu’ baru saja merebut cincin pertunanganku. Kamu mau gimana?"
Cerita Pendek · Mafia
28.7K DibacaTamat
Baca
Tambahkan
Let's Play With Me

Let's Play With Me

Sugar Sweetnes
Pukul 12 Ting!!! "Apa kalian lupa? Hari ini adalah peluncuran perdana pejudian baru Zero O'clock. Let's Play With Me." Cora bangkit dari duduknya lalu ikut melangkah masuk ke lift. Ekspresi datarnya sangat susah dibaca. "Kau lihat? Orang yang selama ini lemah, sudah bangkit. Tugasku selesai," sahut Axel sambil bertepuk tangan. Dia kemudian melangkah mendekati ayahnya. "Lihat ayah, aku sudah menguatkan mental adik tersayangku."
107.2K DibacaOngoing
Baca
Tambahkan
Sebelumnya
1
...
3637383940
...
50
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status