DIKIRA MISKIN TERNYATA CEO
"Kita punya segalanya. Kenapa kita malah menghancurkannya?"
Pak Dimas menghela napas panjang, menatap Alvin dengan tatapan kosong.
"Terkadang, anakku, kita terlalu terjebak dalam permainan yang kita buat sendiri. Terlalu percaya pada diri sendiri, dan akhirnya, kita menjadi korban dari kebohongan yang kita bangun. Aku seharusnya lebih bijaksana."
Alvin mendesah, matanya terpejam, berusaha menahan air mata.