Filter By
Updating status
AllOngoingCompleted
Sort By
AllPopularRecommendationRatesUpdated
RUSAK

RUSAK

Rasanya tak mungkin jika ia menceritakan perlakuan buruk atasannya itu. "Yang sabar mbak, doakan khusnul khatimah." Hari-hari yang gelap itu, lama-kelamaan sirna. Kesedihan adalah sesuatu yang sementara meskipun kejadian pahitnya tak pernah bisa dilupakan. Safa mulai menata kembali hidup dan masa depannya. Safa mulai mencari lowongan pekerjaan baru melalui online maupun datang ke perusahaannya langsung.
1.9K viewsOngoingAdded to Library 59 Times as miserable
Read
+Library
Broken

Broken

Ia melihat satu persatu foto itu, dan membuang tiap lembar yang telah dilihatnya ke dalam sebuah kantong plastik hitam yang berada di sampingnya. “Reina ya namanya? Boleh juga. Lumayan bagus, tapi gak cocok sama orang miskin.” “Dasar anak miskin, kamu itu harusnya sadar diri lagi berurusan sama siapa. Tapi sepertinya kamu udah gak punya kesadaran lagi, ya?” “Kamu bakalan rasain, rasa menyesal seumur hidup karena udah berani buat Yandi berubah. Lihat aja nanti, Reina...”
1013.6K viewsCompletedAdded to Library 476 Times as miserable
Read
+Library
Bad Agreement

Bad Agreement

teriakku histeris Entah rasanya lega bisa mengutuk bajingan itu. Tidak peduli itu nanti bisa jadi kenyataan atau tidak. Yang penting aku bisa mengeluarkan rasa sesak dan amarahku ini, Ah... harusnya aku melakukan ini sejak pertama aku mendapati si brengsek itu berselingkuh, memakinya, atau kalau perlu menamparnya. Menyesal aku merasa sok kuat, awas saja jika bertemu si bastard itu, aku akan menamparnya, menendang bokongnya, atau kalau perlu membabat habis juniornya... Oh itu sangat kasar kurasa, aku sedikit ngilu membayangkannya, lagi pula aku tidak mungkin setega itu kan?
104.4K viewsOngoingAdded to Library 157 Times as miserable
Read
+Library
Muda dan Liar

Muda dan Liar

“Begitulah.” Mataku lalu tertuju pada gadis berkacamata yang masih terduduk di lantai. Ia dengan tatapan sendu membuatku agak kasihan. Seluruh pakaiannya kotor akibat tumpahan makanan dan jusnya. Ah, setidaknya ia impas denganku. “Tam, aku minta maaf atas apa yang terjadi pada sepatumu. Sejujurnya dia memang sangat ceroboh,” cibir Alexi yang baru selesai menikmati makan siangnya.
3.8K viewsOngoingAdded to Library 148 Times as miserable
Read
+Library
UNHAPPY MARRIAGE

UNHAPPY MARRIAGE

“Sudahlah Devita, “Kau tidak usah banyak berpikir buruk tentang Ibu mertuamu itu , dia memang seperti itu adanya,” “Dia mertua yang sangat jahat dan sama sekali tidak punya hatii bahkan tidak memiliki rasa kemanusiaan. “ Pembantu paruh baya bernama bi Ijah itu sejenak bicara pada Devita. “Andai saja aku ada pilihan dan kota ini tidak memandang usia bahkan pendidikan, mungkin aku akan mencari pekerjaan yang lebih nyaman, “Tapi,,, hanya ini yang bisa aku lakukan untuk menyambung hidup.
103.4K viewsOngoingAdded to Library 113 Times as miserable
Read
+Library
Penyesalan Mertua Jahat

Penyesalan Mertua Jahat

tanya Reza membuat Naya langsung mengehela nafas panjang. "Memang susah ya Kak kalo jadi orang miskin, kita gak bisa ngomong, dianggap murahan sama banyak orang terus apalagi di dunia kerja," ujar Naya membuat Reza bingung. "Nggak kok, siapa yang ngomong gitu," tanya Reza membuat Naya langsung tersenyum. "Gitu Kak, dulu aku juga gitu kok, rata-rata digituin orang mulu," ucap Naya membuat Reza langsung mengusap lengan Naya.
104.3K viewsCompletedAdded to Library 108 Times as miserable
Read
+Library
Gagal Move-on

Gagal Move-on

lanjutnya bercerita. Aku lalu menghela napas mendengar pernyataan itu. “Sebenarnya, akulah yang paling kecewa di hari itu,” ucapku yang merasa disalahkan. “Bukan kamu, tapi aku. Itu baru benar,” ralat Venus pada apa yang kuucapkan. “Enggak!” sangkalku tegas. “Aku orangnya. Aku yang paling terluka di waktu itu,” kataku yang serasa diberi celah untuk mengungkapkan isi hati yang terpendam lama.
101.6K viewsOngoingAdded to Library 44 Times as miserable
Read
+Library
MERTUAKU MISKIN

MERTUAKU MISKIN

MERTUAKU MISKIN 2 “Tunggu, Neng!” Suara pedagang daster itu membuatku terpaksa menoleh lagi. “Kenapa?” tanyaku seraya memasang wajah malas. “Ini kembaliannya, Neng.” “Ambil saja, buat beli obat penyumpal mulut, biar nggak asal bicara dan nyakitin hati orang,” kataku membuat dia dan semua wanita di sana terdiam.
9.48.8K viewsOngoingAdded to Library 315 Times as miserable
Read
+Library
Mistake

Mistake

"lo kayaknya beneran kebanyakan nonton film deh the otak lo minum bener sumpah" "apaan sih lo yang minus . otak lo kan mesum". "lah wajar dong gue mesum gue laki , lo mau punya laki gak normal gak bisa. merawanin lo". "adeiell duh ucapan lo apaan sih ngeri tau gak di telinga gue". dengua thea . "salah lo sendiri ngapain lo ngatain gue minus ". "lo juga ngatain gue ".
8.712.0K viewsCompletedAdded to Library 370 Times as miserable
Read
+Library
NIGHTMARE

NIGHTMARE

Anak buahnya saat ini menundukkan kepala mereka karena memang hasil kerja mereka tidak sesuai dengan yang di harapkan bossnya. "Maaf tuan Andrew, kami kehilangan jejak tuan muda begitu saja." Jawab Falco. "Aku sudah mengeluarkan banyak uang supaya kalian bisa membawa anakku kemari." Andrew memijat pangkal hidungnya dengan cepat kemudian berjalan menghampiri dua anak buahnya yang berada disamping Falco. "HARUSNYA AKU TIDAK MEMBAYAR ORANG-ORANG BODOH SEPERTI KALIAN!!"
9.92.9K viewsOngoingAdded to Library 63 Times as miserable
Read
+Library
PREV
1234567
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status