Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
Mati Kembar

Mati Kembar

Makasih 😍😍 Follow aku di I* juga zika.amell
105.8K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 227 kali sebagai merobek
Baca
+Pustaka
Terowongan Berdarah

Terowongan Berdarah

Sesekali Arfan menoleh ke belakang untuk memastikan. Samar terlihat sosok hitam dengan tubuh tinggi berdiri tepat di tengah terowongan. Sorot mata merahnya menatap tajam ke arah dirinya dan juga Vino. Dengan bibir bergetar menahan ketakutan, Arfan pun mempercepat langkah demi menghindari sosok menyeramkan itu. Aneh, bau busuk kembali tercium di sekitar sini. Pandangan pemuda itu pun masih kurang jelas melihat seluruh isi terowongan penuh misteri ini.
102.7K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 67 kali sebagai merobek
Baca
+Pustaka
AJUDAN SELEMBE

AJUDAN SELEMBE

Zabda : Manekin. Keshi : Monumen berjalan. Hisyam : Kumaha eta bentuknya? @Keshi. Aditya : Aku ngebayangin makhluk kepala botak, badannya kurus. Kulit putih pucat, lagi melenggang santai. Jeffrey : Sambil ngerokok. Beni : Matanya merah. Raffan : Bertanduk. Zidni : Berekor. Fraser : Pakai boot tinggi.
101.4K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 48 kali sebagai merobek
Baca
+Pustaka
LORO

LORO

zebel deh lol. terimakasih sudah baca.
9.79.8K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 225 kali sebagai merobek
Baca
+Pustaka
Gembel Elit

Gembel Elit

Jika di ingat-ingat memang hari ini Robert mengalami banyak kesialan, dan biang kesialan nya itu setelah ia menabrak Lucky pagi tadi. ”Begini aku ingin meminta bantuan mu. untuk mendapatkan kontak w******p Heri yang tampan itu berasal dari kelompok hiu.” Leni menjelaskan dengan detail tentang masalah nya kepada Robert, dan ia pun berharap Robert dapat membantu nya. Lalu Robert pun tersenyum penuh arti. ”Kalau aku memberikan kontak Whatsaapp Heri aku dapat apa dari mu ?” tanya Robert kepada Leni. Kamu dapat semua yang kamu mau. kecuali kehormatan ku.
9.94.6K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 166 kali sebagai merobek
Baca
+Pustaka
Sangkur Pora

Sangkur Pora

Mungkin juga agar nyamuk tak masuk pada malam hari. Aku membenarkan jilbab setelah membuka helm. Kemudian merapikan pakaianku sebelum menyapa perempuan yang sedang memasak kue yang pernah membuatku marah kepada Mas Adry. Kue lumba atau serabi. Di warung kecil yang berada di halaman rumah itulah wanita itu menjual dagangannya. "Beli apa mbak?" tawar wanita yang kutebak ibunya Audi itu.
103.0K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 106 kali sebagai merobek
Baca
+Pustaka
LUKA

LUKA

"AYAAAHHHHHHHHHHHHHH!!!!!!!!!" ****
87.7K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 200 kali sebagai merobek
Baca
+Pustaka
BERSAMANYA

BERSAMANYA

“Bu, jangan katakan itu. Itu bukan salah Kakak.” "Diam." Yang Meirong jelas sangat marah. “Benda terkutuk ini membunuh ayahmu dengan nasib buruknya, dan sekarang pria terkutuk itu kembali juga. Dia datang ke rumah kami dan berjalan mondar-mandir, berpikir dia mahakuasa hanya karena dia punya uang. Kompensasi? Itu cara yang rapi untuk meletakkannya. Siapa yang mau uang busuknya? Bisakah uangnya menghidupkan kembali orang mati?” Mendengar itu, Huo Mian merasa hatinya tenggelam saat dia akhirnya sepertinya mengerti apa yang terjadi. "Bu, apakah ... Qin Chu datang mencarimu?"
104.2K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 108 kali sebagai merobek
Baca
+Pustaka
MAWAR

MAWAR

Tapi di sini nampak sepi karena tempat ini telah di reservasi sebelumnya agar anaknya itu bisa bebas berenang tanpa ada gangguan. "Kev, tapi aku tidak bisa berenang," jawab Mawar dengan suara sedikit bergetar. "Apa?! Kau tidak bisa berenang?" Kevin terkekeh sebelum menjawab. "Oh..iya aku baru tahu, kau kan berasal dari kasta rendah sebelumnya," "Tidak ada hubungannya, Kev!" Mawar mendengus. Dia memiliki Fobia, itulah alasan nya dia tidak bisa berenang. Untuk berdekatan dengan kolam saja badannya bergetar apalagi harus masuk ke sana.
105.9K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 171 kali sebagai merobek
Baca
+Pustaka
BLASTERIS TERKUAT

BLASTERIS TERKUAT

Ada desa-desa sporadis di dataran, tetapi tempat-tempat ini telah menjadi sarang Mora. "Seratus tiga belas Mora Level 1!" "Dua puluh sembilan Level 2!" "Empat Direbeast Level 3!" "Bunuh keempat Mora level 3 ini terlebih dahulu, lalu lanjutkan ke Gunung UJ!" Setengah jam kemudian, Krisna menemukan Mora level 3 pertama. Itu adalah semut seukuran lembu, tubuh merah dan ditutupi sisik merah cerah. Giginya tampak seperti gunting yang berkilauan dalam cahaya dingin, dan berdiri dengan enam kaki panjang.
1065.9K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 2.4K kali sebagai merobek
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
1234567
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status