Library
Filter By
Updating status
AllOngoingCompleted
Sort By
AllPopularRecommendationRatesUpdated
Venturas

Venturas

batinku. . . . . Bersambung Chace : 😐 Klu bertahan untukmu. 😘😘😘
103.4K viewsOngoingAdded to Library 81 Times as merebut
Read
+Library
MERTUAKU MISKIN

MERTUAKU MISKIN

MERTUAKU MISKIN 2 “Tunggu, Neng!” Suara pedagang daster itu membuatku terpaksa menoleh lagi. “Kenapa?” tanyaku seraya memasang wajah malas. “Ini kembaliannya, Neng.” “Ambil saja, buat beli obat penyumpal mulut, biar nggak asal bicara dan nyakitin hati orang,” kataku membuat dia dan semua wanita di sana terdiam.
9.49.2K viewsOngoingAdded to Library 211 Times as merebut
Read
+Library
Berebut Pantas

Berebut Pantas

ungkap salah satu karyawan. “Akan aku pesankan. Kalian cobalah untuk menawarkan menu yang lainnya, ya.” Zen menyarankan. Sebenarnya, uang tunai di dalam dompet teramat kurang untuk kembali mengadakan stok tebu-tebu pilihan dalam jumlah besar. Zen memutar otaknya, lantas menghubungi salah satu teman untuk meminjam sejumlah uang. “Syukurlah kau mau membantuku. Segera akan kukembalikan dalam sepekan ini,” janji Zen di ujung teleponnya.
1.2K viewsOngoingAdded to Library 36 Times as merebut
Read
+Library
MERTUA IDAMAN

MERTUA IDAMAN

Ibu mertua memberikan Zen padaku. “Kamu jangan angkat berat-berat, Mir! Ini berat banget, loh. Gak boleh.” “Kan, udah satu bulan, Bu.” “Tetap saja ini terlalu berat untukmu. Gak boleh. Peranakannya itu harus dijaga betul-betul. Dulu ibu pernah turun peranakan akibat mengangkat yang berat-berat dan sakitnya itu luar biasa, Mir. Ibu gak mau itu terjadi ke kamu.”
4.7K viewsOngoingAdded to Library 103 Times as merebut
Read
+Library
REUNI

REUNI

Rasa asam, manis, dan segar seketika memenuhi tenggorokan saat aku meminumnya dalam beberapa teguk. "Enak?" tanya Tama melirikku sekilas lantas kembali melajukan mobil ketika kemacetan sedikit demi sedikit mulai terurai. "Enak banget, seger." "Boleh aku minta? Aku cuma bawa satu botol tadi." Eh? Aku mengerjap, dan menatap botol berukuran 330 Mili itu dengan bingung. "Tapi ini sudah aku minum. Masa kamu mau minum dari bekasku?"
1015.9K viewsCompletedAdded to Library 348 Times as merebut
Show Reviews (11)
Read
+Library
Yuli F. Riyadi
Halooo, Selamat Datang di Goodnovel. Ini cerita keempatku di sini. Semoga kalian suka membaca kisah Wina-Tama-Giko-Danar. Mereka akan menemani kalian tiap hari hingga tamat. Yuk! ramaikan dan jangan lupa tinggalkan review lima bintang .........
arwa
biasanya aku kurang suka baca cerita yg ceritanya cuma dr sudut pandang satu doang,,,tp ini lain,rasanya harus lanjut baca terus,bagus si,sayang nemu cerita ini baru,,,, habis ini enaknya lanjut cerita yg mana kak??
Read All Reviews
Mutiara Lembah Hitam

Mutiara Lembah Hitam

Rumah mewah itu tampak indah di antara hamparan pohon cemara yang berjejer rapi di sepanjang jalan menuju gerbang utama. Mereka memberi nama tempat itu Mike House. Rumah hiburan dewasa untuk kalangan berduit dan laki-laki berkantong tebal. Tidak mudah untuk bisa menjadi tamu di Mike House. Hanya melalui agen yang ditunjuk khusus, para tamu bisa memiliki akses ke rumah mereka.
106.8K viewsCompletedAdded to Library 176 Times as merebut
Read
+Library
SELUMBARI

SELUMBARI

Saat memegangi kawat nikrom di atas kompor, Slamet tiba-tiba berbicara. “Ada, loh, obat untuk menghilangkan ingatan!” Ara dan aku menoleh pada Slamet, terkejut. Tiba-tiba saja dia berkata seperti itu dengan suara yang cukup lantang. Aku menyenggol lengannya pelan, mengingatkan agar tidak berbicara terlalu keras. “Menghilangkan seluruh ingatan?” Ara bertanya dengan suara kecil pada Slamet. Slamet membalas Ara dengan mengangguk.
101.9K viewsOngoingAdded to Library 38 Times as merebut
Read
+Library
Me

Me

Meski Rebin meyakinkan kalau itu bukan kesalahan Lea, Lucia bersihkukuh untuk tidak membiarkan Rebin mengajak Lea agar tinggal dirumahnya. Lea menjalani aktifitasnya seperti biasa, Lea memiliki paras yang cantik dengan tubuh atletis dan enchepalon yang memiliki DHA luar biasa. Dia benar-benar gadis luar biasa dengan ingatan sempurna. Setidaknya begitulah yang dilihat Rebin kala itu. Ya, Rebin tidak salah, karena Lea memang gadis yang seperti itu. Meski sebenarnya dia memiliki Short Memory Syndrome. “ Nyonya, Waktunya makan.” Sahut seorang pria yang mengetuk pintu kamar Lea. Dia memanggil Lea dari luar pintu kamar.
2.8K viewsOngoingAdded to Library 69 Times as merebut
Read
+Library
Rebutan Rumah Mertua

Rebutan Rumah Mertua

Rukmini yang sedang bingung dan kalut, tersentak melihat senyuman di wajah menantu keduanya itu. “Kok senyum, sih? Kita ini sedang kena musibah, ada orang yang sengaja merusak mobil kita,” tegur Rukmini sambil melotot. Rika tentu saja salah tingkah. Dia lupa bahwa dia masih berada di garasi, tepat di hadapan mertuanya sendiri. “Se-sebentar, Bu. Saya panggilkan Pak Rusdi dulu,” kata Rika, setengah berlari masuk ke dalam untuk menghindari kecurigaan mertuanya.
1.3K viewsCompletedAdded to Library 27 Times as merebut
Read
+Library
Bukber di Rumah Mertua

Bukber di Rumah Mertua

ucap Marni memperkenalkan diri. “Oh, Nyonya Zumarnis … selamat malam, Nyonya! Apakah ada yang bisa dibantu?” sapanya dengan ramah. Hotel mawar adalah milik sahabat Tuan Herlambang. Marni dan almarhum turut serta dalam acara peresmiannya dan selalu merekomendasikan hotel tersebut pada partner bisnis keluarga Herlambang. Karenanya semua pegawai mengetahui jika keluarga Herlambang memiliki akses khusus terkait apapun di hotel itu.
1013.3K viewsCompletedAdded to Library 413 Times as merebut
Read
+Library
PREV
123
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status