Lelaki Pemalu dan Calon Dokter
“Nah, ya juga, si. Biar nggak kelayapan kayak saya. Tapi kenapa kamu nggak coba peruntungan lain. Ya nyoba-nyoba jadi artis gitu, kamu kan ganteng mirip artis siapa, tu, ya? Oh Dimas seto, bener-bener, kamu mirip Dimas Seto. Cakepan kamu malah.”
“Udah banyak Kang yang jadi artis. Biar saya jadi tukang service laptop aja.”
“Oh, iya, ya. Nanti kalau kamu jadi artis juga, mereka sepi job.”
Alqi terkekeh. Matanya tetap fokus menekuri layar laptop, tangannya sibuk menekan tuts keyboards kesana kemari mengetik kode-kode pemrograman.
Terdengar Adzan Isya. Alqi segera bangkit untuk shalat.
Bab Populer