Ibu Susu Untuk BOSKU
jawabnya dengan nada sopan, namun nada bicaranya menunjukkan ketegasan seorang yang terbiasa menjalani tugas-tugas sulit.
Aku mengikutinya dari belakang menuju basement, memperhatikan setiap langkahnya. Sikapnya tenang, tak terburu-buru, namun pasti. Sambil berjalan, aku diam-diam mengeluarkan ponsel dan mengambil foto Seno dari belakang—entah kenapa, aku merasa perlu mengonfirmasi apakah ini benar-benar dia. Perasaan aneh muncul, meskipun tidak ada alasan jelas di baliknya.