Filter By
Updating status
AllOngoingCompleted
Sort By
AllPopularRecommendationRatesUpdated
The Return Of Blood Moon Pack

The Return Of Blood Moon Pack

Akupun mengangguk dan menatapnya "Bagaimana bisa kita bermimpi hal yang sama paman?" "Entahlah nak, atau mungkin ini adalah pertanda? Tapi pertanda apa?" "Apa mungkin itu adalah masa lalu yang diperlihatkan kepada kalian?" tiba tiba Miss Martha membuka suara, kami semua menoleh ke arahnya. "Apa maksudmu Aunty Martha? Masa lalu bagaimana? Mengapa mimpi mateku bisa sama persis dengan mimpi Paman Taylor?" "Iya alpha, karena aku masih ingat cerita para orang tua di Diamond River Pack dulu, kisah yang di ceritakan turun temurun kepada anak cucu mereka sampai sekarang"
2.5K viewsKumpletoIdinagdag sa Library 85 Beses bilang mimpi bertemu teman lama
Read
+Library
Aroma Dalam Mimpi

Aroma Dalam Mimpi

“Apa itu murni dari imajinasimu... atau ada sesuatu yang menginspirasinya? Karena... aku merasa pernah melihatnya. Sekilas, seperti kilasan dalam ingatanku. Di ladang lavender.” Ren terlihat terdiam sejenak, seperti mencoba menggali memori yang lama terkubur. Tatapannya menerawang, lalu ia menjawab perlahan, “Sejujurnya... sebelum aku mulai bermimpi tentang kita, aku sering mengalami mimpi aneh. Dalam mimpi itu, aku melihat seorang wanita berdiri di tengah ladang bunga, dikelilingi cahaya senja. Rasanya seperti di masa lalu... mungkin abad yang berbeda. Tapi saat itu aku hanya menganggapnya sebagai bunga tidur.”
103.5K viewsOngoingIdinagdag sa Library 127 Beses bilang mimpi bertemu teman lama
Read
+Library
Tukang Pijat Tampan

Tukang Pijat Tampan

tanya Adit. “Aku juga tidak tahu, Dit. Di mimpiku itu, si kakek tua hanya mengatakan aku harus menemukan lelaki itu dan aku akan tahu ketika aku sudah bertemu. Selebihnya, tak ada petunjuk apapun. Mungkin belum. Let see saja... dan... apakah kamu mempercayai cerita seperti ini?” “Ya. Aku sendiri mengalami mimpi aneh. Bahkan bertemu dengan orang aneh yang mengatakan kepadaku soal cincin ini, namun informasinya tak pernah tuntas!” kata Adit.
10594.8K viewsKumpletoIdinagdag sa Library 22.0K Beses bilang mimpi bertemu teman lama
Read
+Library
Menantu Kaya Dipuja, Menantu Miskin Dihina

Menantu Kaya Dipuja, Menantu Miskin Dihina

“Lika, kamu ngimpi apa?” tanya Tante Lexa, seakan mengintrogasi. Mengucek mata, karena baru terbuka. Aku melirik jam dinding. Setengah satu siang. Lama juga aku tidur. “Ngimpi ketemu kawan, Tante,” jawabku asal saja. Kok, bisa-bisanya aku bermimpi Halim. Kata orang kalau kita ngimpiin orang itu, dia juga lagi mikirin kita. Apa bener? Tapi, kayaknya salah, deh. Kenapa aku bilang salah? Karena Halim belum pernah melihatku. Hanya aku yang sudah pernah melihatnya. Ah, mungkin aku hanya terbayang-bayang wajahnya yang tampan itu. Kenapa harus pacarnya Tante Nova, sih? Huft.
1040.4K viewsOngoingIdinagdag sa Library 1.4K Beses bilang mimpi bertemu teman lama
Read
+Library
Kapokmu Kapan, Mas?

Kapokmu Kapan, Mas?

"Ya udah, ini udah malam. Kamu tidur, sana!" "Iya, Mas. Mas juga, ya! Terima kasih udah mau saya repotin malam begini." "Santai." Kami lantas kembali ke kamar masing-masing untuk beristirahat. Namun, sebelum dapat terlelap, aku kembali teringat mimpi malam sebelumnya. Aku bermimpi sedang bertengkar dengan Mbok Mina dan Mas Wisnu di tepu jurang. Hampir saja kami terpeleset ke dalam jurang itu. Aku merasa itu adalah sebuah petunjuk. Semoga saja aku segera mengetahui maksud dari mimpi itu.
1079.8K viewsKumpletoIdinagdag sa Library 2.6K Beses bilang mimpi bertemu teman lama
Read
+Library
Haters

Haters

Kalau beda kota sih ya gak papa, ini Jepang coy, bukan negara tetangga yang bisa didatengi dalam dua jam naik pesawat. "Bang gue mimpi ketemu sama Mamah sama Ayah tahu. Kayaknya mereka udah masuk surga, deh. Muka mereka kayak berseri-seri gitu pas meluk gue. Saking senengnya gue mimpi ketemu mereka, di mimpi itu gue sampai lupa kalau mereka udah meninggal. Mereka cuman bilang gue harus jaga diri baik-baik, yang akur sama bang Yasa katanya. Kurang lama sih mimpinya, coba gue kritisnya lebih lama, kayaknya ketemu merekanya lebih lama." "Hus! Omongan lo! Lo kritis tiga hari aja gue ketar-ketir, sekata-kata lo ngomong begitu. Lebih baik lo doain aja, mungkin mereka minta lo doain."
2.2K viewsOngoingIdinagdag sa Library 76 Beses bilang mimpi bertemu teman lama
Read
+Library
Sebatas Mimpi

Sebatas Mimpi

"Coba kamu jadi aku, pasti juga bakalan bingung." Bian menatap Renata beberapa saat sebelum melanjutkan kalimatnya, "aku ga mau kamu kebingungan saat kita pertama kali bertemu setelah sekian lama. Kamu mungkin juga sudah lupa kejadian perjalanan astral kita saat kecil. Dan ya, selama ini pertemuan kita bukan hanya mimpi Renata. Aku tidak tau bagaimana caranya aku bisa masuk ke dalam pengaturan mimpi mu, bahkan saat kejadian perang yang konyol itu."
3.1K viewsOngoingIdinagdag sa Library 81 Beses bilang mimpi bertemu teman lama
Read
+Library
Sang Villainess Ingin Bikin Baby Dulu, Balas Dendam Kemudian

Sang Villainess Ingin Bikin Baby Dulu, Balas Dendam Kemudian

Pria itu melanjutkan langkahnya. “Tunggu! Siapa kau?” “Orang yang harus kau lupakan.” Sejak hari itu, Sarah sering mengalami mimpi yang terus menjadi semakin nyata. Hingga saat ia berusia 16 tahun, takdir mempertemukan Sarah dengan pria dalam mimpinya, di sebuah hutan. Pemandangan ini jelas berbeda dengan yang ada dalam mimpinya. Namun semua informasi dalam mimpinya benar adanya.
1020.2K viewsKumpletoIdinagdag sa Library 404 Beses bilang mimpi bertemu teman lama
Read
+Library
ANAK TUKANG CUCI PIRING

ANAK TUKANG CUCI PIRING

jawabnya. Aku dan Abel pun memutuskan pulang, selama di perjalanan, aku hanya bisa terdiam seraya teringat hal semalam. Apa sebenarnya arti mimpi tersebut? Mungkin kah semuanya hanya sebuah pertanda jika aku akan bertemu kawan lama? “Teh, dokternya ganteng, ya? Cocok sama Teteh.” Abel memecah lamunanku. “Apa, sih, Bel?” ujarku seraya menepuk bahunya.
1060.8K viewsOngoingIdinagdag sa Library 2.0K Beses bilang mimpi bertemu teman lama
Read
+Library
Kekasih Bayaran Tuan Presdir Arogan

Kekasih Bayaran Tuan Presdir Arogan

Walaupun pada akhirbya Lucas masih bisa menepis pikiran anehnya itu, tetapi ia tidak menyangka hal tersebut malah akan terbawa ke alam mimpinya dan sekarang membuatnya sangat tertekan. Terlebih lagi, teman masa kecilnya itu malah muncul di saat ia sedang menuntaskan dahaga liarnya di dalam mimpi tersebut dan membuat Lucas kembali teringat dengan kenangan buruk yang sangat ingin dilupakannya. “Syukurlah semua hanya mimpi saja,” gumam Lucas seraya menghela napas lega.
1033.9K viewsKumpletoIdinagdag sa Library 779 Beses bilang mimpi bertemu teman lama
Ipakita ang mga Review (27)
Read
+Library
Imelda
stiap part dlm ceritamu slalu bkin pnasaran, slalu ngerasa tiap babnya kurang banyak terus krn sebegitu penasaran n menarik.. stiap ceritamu ad inspirasi yg bs ak ambil.. ttp semangat buat cerita2mu yg bagus, menarik n penuh inspirasi.. .........
Silent Heart
Novel yang gak pernah bosen buat dibaca. Selalu seru disetiap bab-nya. Jatuh cinta sama pasangan Sienna-Lucas dimana mereka selalu saling mendukung dan melengkapi. Kadang bikin sedih, bikin ngakak, bikin gemesh, semua emosi dicampur aduk.
Basahin ang Lahat ng Review
PREV
1
...
5678910
I-scan ang code para mabasa sa App
DMCA.com Protection Status