Home
Perlahan dia menunduk, meraih bibirku menggunakan bibirnya, dan tangannya bergerak menyentuh pinggul kemudian naik—menelusup ke dalam baju—menyapa permukaan perut dan bagian bawah payudaraku yang masih terbalut bra.
Aku menjinjitkan kedua kaki lalu melingkarkan kedua tangan pada leher suamiku. Ciuman kian dalam. Mas Biru menghisap setiap inci bibirku. Mengecapnya seolah tak ada hari esok. Tidak tahan, aku pun menyelipkan lidah dan dia balik melakukan itu.
Suara kecipak memenuhi ruangan.
Demi apa, aku tidak menyangka kalau pergulatan bibir akan senikmat ini jika dibangun di suasana dan dilakukan dengan orang yang tepat.
ตอนยอดนิยม