KUNTILANAK MERAH
Tapi pagi itu, gang kecil di belakang Masjid Jami’ Baitul Khusyu dipenuhi oleh satu suara:
> “INNAZ ZUBUR ZUBUR ZUBUR… WADZ DZALIKA HAAQQQ!!”
Suara itu menggelegar dari speaker masjid, tapi tak ada satu pun orang yang sedang mengaji. Lebih aneh lagi, suara itu terdengar seperti perpaduan antara Ustaz yang kerasukan dan tape rusak yang diputar mundur.
Raka, Desi, dan Ucup sedang sarapan di warung pecel Mbah Inem saat suara itu menggelegar untuk keempat kalinya. Raka yang sedang mengunyah tempe bacem, menoleh pelan.