Aku Menyelamatkan Nyawanya, Dia Membiarkan Ibuku Mati
Malam itu, setelah kembali ke tenda, untuk pertama kalinya setelah sekian lama, aku tidur dengan sangat nyenyak.
Dalam mimpiku, aku kembali ke masa kecil. Ibu membawaku ke taman untuk bermain layang-layang.
Layang-layang itu terbang sangat tinggi, lalu talinya putus. Aku menangis karena panik.
Ibu berjongkok di depanku, mengusap air mataku, lalu berkata sambil tersenyum, "Keysa, jangan menangis. Ia terbang pergi karena langit lebih membutuhkannya."