KARMA PERSELINGKUHAN AYAH
“Apaan si, jauh-jauh ke sini kok, pulang. Yuk, ah, sini, anggap aja Mbak yang tadi itu gila.”
“Aku ....”
“Sudahlah enggak usah dibahas, udah azan, yuk, buka,” timpal yang lain.
“Alhamdulillah ... asyik ... makan enak.”
Teman-temanku makan dengan lahap. Menu takjilnya habis tak tersisa.
“Angga kok, enggak disisain?”
“Ah, tenang aja dia orang kaya, nanti dia pesan lagi, hehe ....” jawab Eki.
Hot Chapters