SARGIO
Gio merebahkan tubuhnya pada kasur empuk yang tertutup sprei dengan motif kotak-kotak berwarna hitam, menatap langit-langit kamar dengan senyum yang menghiasi wajahnya, dan mata yang tidak berkedip sedikit pun, seakan-akan senyum seseorang tertera di atas sana, membuat Gio tersenyum beberapa saat sampai pada akhirnya dia tersadar dengan mengerjapkan matanya beberapa kali.
"Kenapa gue jadi kepikiran dia," monolog Gio memijat pangkal hidungnya, lalu berusaha menutup matanya dan perlahan terlelap masuk ke alam mimpinya.
⚪⚪⚪
Suara gemuruh derasnya air hujan di pagi hari berhasil mengusik seseorang dalam tidurnya, udara dingin yang menusuk membuatnya kembali menarik selimut yang sempat merosot it
Hot Chapters