Aroma Dalam Mimpi
Hujan gerimis yang turun sejak semalam belum juga reda, menciptakan irama monoton di atas atap-atap bangunan dan jalanan berbatu yang basah, membentuk genangan kecil di sudut-sudut trotoar.
Biasanya, suara hujan seperti ini memberikan ketenangan tersendiri bagi Elena, membantunya berpikir dengan jernih, bahkan terkadang membawanya ke dalam nostalgia yang lembut. Namun, tidak kali ini. Ada sesuatu yang membuatnya resah, sesuatu yang mengganggu pikirannya sejak tadi malam—sesuatu yang lebih dari sekadar kelelahan akibat perjalanan panjang yang baru saja ia tempuh dari Grasse, kota parfum yang penuh kenangan dan intrik.
Hot Chapters