MAHKOTA PERNIKAHAN YANG TIDAK UTUH
Ai dia tidak tahu sifat suami saya, jangan terlalu cemburu, bisa bubar kamu dengan dia, suami saya itu seperti layangan, di tarik dia putus, diulur dia akan melenggang lenggok.
Ya, dia itu seperti itu jadi saya tidak pusing, hanya jika saya sudah tidak tahan siap siaplah saya mengakhiri pernikahan ini.
Apa cerai atau…….?
Kembali ke mereka.
“Ada apa kamu kemari? Bukankah saya melarang kamu mencari saya di luar tempat kamu.” kata suami saya dengan marah.
“Habis papi sudah tidak mau mencari saya, jadi saya cari papi, saya mau berpamitan, saya mau pulang kampung menikah dengan calon suami saya.” kata Ayu, nama wanita ini.
Hot Chapters