Aroma Manis
Masih belum sadar, hingga tertegun beberapa detik dan mulai sedikit bereaksi ketika ia menangkup mukanya.
"Siapa yang memelukku?!" Emely membulatkan mata, tidak mungkin dia bermimpi, semalam kulitnya terasa dingin dan sempat pula ia hampir menangis ketika mengingat mate-nya yang tidak sempat ia lihat ketika mengembuskan napas terakhir, semuanya hanya terkenang ketika dirinya ingin tidur. "Tidak mungkin Zhacari yang memelukku, dia sudah tiada. Dan tidak mungkin pula si pria sombong itu yang masuk dalam kamar, tapi ... kemungkinan pula, iya juga," gumamnya, terus mengacak rambut sendiri ketika sudah pusing memikirkan hal itu.
Hot Chapters