BERCINTA DENGAN HANTU
Aku kembali menghempaskan tubuhku ke sofa, kuangkat kedua kakiku ke atas meja, kuselonjorkan kaki agar lebih rilex, kunyalakan sebatang rokok, asap kusembulkan dengan mulut, dan asap itu menyebar di depan mukaku,
Teringat gadis dalam mimpi, aku tersenyum mengingatnya, akhirnya aku terkekeh geli saat juga mengingat akhir mimpiku, yaitu adegan dengan Kucing
Andai dia ada nyata, aku tidak menolaknya, sudah waktunya aku punya seorang istri, pikirku, aku senyum-senym sendiri seperti orang gila
Hatiku tiba-tiba menjadi galau, tiba-tiba saja aku menginginkan seseorang untuk menjadi teman hidup, apalagi di rumah ini aku sendirian, tentu akan terasa asik kalo ada teman
Bab Populer