Tak Ada Istri, Mertua dan Ipar pun Jadi
“A-aku sama sekali tidak mengerti apa maksud Mama, “ ucap Bimo tergagap, jantungnya berdebar-debar setelah kembali mendengar pertanyaan itu.
Mayang tersenyum seraya membenarkan letak dasi Bimo yang berantakan. “Maksudnya, Mama akan mengurus hal-hal sederhana yang tak bisa Sella lakukan padamu. Contoh kecilnya merapikan dasimu seperti ini. “
Setelah merapikan dasinya, Mayang berbisik tepat di telinga Bimo. “Kamu juga bisa cerita banyak hal tentang pekerjaanmu, keluh kesahmu, atau masalahmu pada Mama. Mama siap menjadi sandaran untukmu. Kalau Sella tidak bisa melakukannya biar Mama saja yang menggantikannya. Bukankah tugas seorang ibu adalah menutupi kekurangan anaknya. “