Kesayangan Tuan Elian
"Gue nggak butuh 'pelayanan' lo. Gue cuma butuh bayaran gue cair tepat waktu, biar gue bisa beli kuota satelit lagi buat nembus firewall bank luar negerinya Dian. Itu jauh lebih memuaskan daripada lo."
Boy tertawa terbahak-bahak, merasa sangat lega. "Siap, Bos Besar! Besok pagi dana cair dua kali lipat. Sekarang, lo simpan semua data ini di tiga cloud berbeda. Gue mau bukti ini jadi paku payung yang bakal bikin ban mobil Dian pecah tepat di depan kantor polisi nanti."
"Beres, Honey! Kita bikin Nenek Lampir itu tahu rasanya di-hack sampai ke akar-akarnya," pungkas Leo sambil membereskan kabel-kabelnya dengan gaya yang sangat teatrikal.