Library
Filter By
Updating status
AllOngoingCompleted
Sort By
AllPopularRecommendationRatesUpdated
Purnama

Purnama

Kalimat itu bagai mantra bagi Purnama. Purnama bangkit dari kasurnya, dibukanya lemari baju. Di dalamnya ada sebuah laci tenpat Purnama menyimpan barang-barang berharga. Ponsel Purnama langsung terlihat begitu laci itu dibuka. Semenjak melahirkan ponsel itu ia matikan dan kini ia ingin menyalakannya. Tombol power pun ia tekan. Hanya dalam hitungan detik ponselnya menyala. Ada foto dirinya dan Bintang sebagai walpaper. Melihat itu hatinya terasa perih kembali.
102.9K viewsOngoingIdinagdag sa Library 99 Beses bilang moon chan
Read
+Library
Our Luna

Our Luna

pamit Chiara pada Januar. Setelah berpamitan, Chiara meninggalkan Januar sendirian ditempat itu.gadis manis itu berjalan tergesa gesa karena dikejar waktu. Ketika punggung Chiara tak terlihat lagi, Januar mengeluarkan ponsel seraya menekan kombinasi angka untuk menghubungi seseorang. Tak lama, panggilannya pun diangkat. “Sepertinya Moon Goddes sengaja mengujimu. Kurasa, ini akan jauh lebih sulit dari yang kita duga, bos. Karena sang Luna tak percaya akan keberadaan kita sebagai kaum werewolf.” Ujar Januar dengan serius.
2.1K viewsOngoingIdinagdag sa Library 61 Beses bilang moon chan
Read
+Library
Aku Seorang Jenius Super

Aku Seorang Jenius Super

Sungguh pengalaman hidup yang santai. Melihat bulan, Yun Wuji tiba-tiba berpikir, 'Mengapa sebagian besar wanita yang kukenal memiliki "Yue" (bulan) dalam nama mereka?' Chu Yuechan, Chu Yueli, Cang Yue, Xia Qingyue... mereka semua memiliki nama yang mengandung "Yue". Apakah bulan benar-benar seindah itu? Setahu dia, bulan hanyalah batu gelap yang penuh lubang.
104.7K viewsKumpletoIdinagdag sa Library 113 Beses bilang moon chan
Read
+Library
Moonbound Deception

Moonbound Deception

Chilling. “You’re right, Aria. Maybe... it’s time I reintroduce myself.” Kael stepped forward. “What do you mean?” Sarah slowly rolled up her sleeve. A tattoo. A crescent moon split by a ring of magical light. The exact same one Luna had. The symbol... of the Moon Witch. My eyes widened. “No... That’s not possible.” She nodded slowly, her smile frozen in place. “Welcome home, Moon Witch.” Suddenly, a mechanical sound echoed from above. Click. I turned. The heavy metal door closed on its own, and the clanking sound of it locking echoed around us.
1.2K viewsKumpletoIdinagdag sa Library 25 Beses bilang moon chan
Read
+Library
Gagal Menjadi Bulanmu

Gagal Menjadi Bulanmu

Duar! Langit seakan terbelah, hujan deras mengguyur bagai air terjun, menghantam jalanan dan memercikkan genangan air. Sebuah Maybach hitam melaju kencang menembus hujan, bagai perahu kecil yang terombang-ambing di tengah lautan luas. Di dalam mobil, Arsen menatap ponselnya yang kembali menampilkan panggilan tak terjawab, dahinya berkerut dalam.
5.6K viewsKumpletoIdinagdag sa Library 178 Beses bilang moon chan
Read
+Library
The Return Of Blood Moon Pack

The Return Of Blood Moon Pack

“Baiklah, aku menerima sebagai luna dari Blood Moon Pack” Aku tersenyum bahagia mendengar kata-kata yang di lontarkanya, dengan bersemangat aku mulai mengambil beberapa benda yang sudah di siapkan oleh Paman Janviz. Aku membimbing Andrea untuk duduk di sofa, dan di depanya ada sebuah meja bundar berukuran kecil. Kutaruh gelas kecil dan juga sebilah pisau diatas meja, lalu memberinya sebuah gaun untuk dipakai, gaun indah berwarna merah api, ciri khas dari klan kami. Warna yang dipilihkan oleh Moon Goddess. “Kau pakailah gaun ini dan tunggu aku disini, aku akan mandi dulu, hanya sebentar”
2.6K viewsKumpletoIdinagdag sa Library 84 Beses bilang moon chan
Read
+Library
Ethernal Hopes Of The Moon

Ethernal Hopes Of The Moon

Udara malam begitu dingin, menggelayuti setiap pori-pori dan menyebabkan mereka saling beradu kekuatan. Aku menatap langit, serta hamparan luas lautan yang tampak begitu solid. Bulan yang masih dalam fase waxing gibbous meninbulkan pantulan cahaya yang seolah-olah sedang mengirimkan pesan padaku. "Duduk dan beristirahatlah, nikmati waktumu yang berharga."
103.0K viewsOngoingIdinagdag sa Library 63 Beses bilang moon chan
Read
+Library
LUNA

LUNA

Dalam ruangan tersebut terdapat sebuah kunsen kayu jati yang di sangkuti gorden renda dengan warna senada, di mana menghadap langsung pada sebuah pohon kapuk yang menjulang tinggi. Luna mengucek rambutnya yang basah dengan handuk kecil yang bergambar beruang di bagian ujung. Sambil menggantungkan handuk tersebut di bahu, Luna berjalan menuju laptop yang tampak menyala. Sebuah pesan dari Black mask, organisasi mata-mata tempat gadis itu bernaung. Luna mengklik ikon topeng hitam yang berputar pada layar memasukkan kata sandi 051205. Tanggal di mana kehidupannya mulai berubah.
102.5K viewsOngoingIdinagdag sa Library 56 Beses bilang moon chan
Read
+Library
Skandal Asmara Putri yang Terlarang

Skandal Asmara Putri yang Terlarang

Penuh harapan, hampir penuh kekaguman. “Mata Cassian,” jawab Leon bahkan sebelum aku bertanya. “Acaranya malam ini.” Aku berkedip. “Acara apa?” Dia mendekat, napasnya hangat di telingaku. “Setelah Purnama Bulan Perak, sebuah konstelasi muncul sejajar sempurna melalui lengkungan itu. Miro mendesain halaman untuk itu. Sekali setahun, konstelasi itu sejajar dengan tepat.”
103.9K viewsKumpletoIdinagdag sa Library 111 Beses bilang moon chan
Read
+Library
Paman, Jadi Papaku Ya!

Paman, Jadi Papaku Ya!

Moon pandai memadu padankan warna pakaian. Seperti saat ini Moon memakai pakaian casual dengan celana jeans biru, kaos putih oversize dengan sentuhan anting-anting silver dan cincin sederhana melingkar di jari manis. Terlihat pas dengan kulit putih dan rambut panjangnya yang tebal, bibirnya pun dipoles dengan lipstik pink natural sedikit.
103.1K viewsKumpletoIdinagdag sa Library 75 Beses bilang moon chan
Read
+Library
PREV
1234
I-scan ang code para mabasa sa App
DMCA.com Protection Status