Terjebak Gairah Liar Tante Sarah
“Refleks belok ke apartemen, ya? Refleks macam apa itu?”
Luki tertawa kecil, mencoba mencairkan suasana. “Ya refleks orang kebanyakan pikiran, mungkin.”
Dari sisi meja, Maurel yang sejak tadi diam hanya tersenyum tipis sambil mengaduk jus jeruknya. “Kamu belum tua aja udah pikun begitu, Luk,” katanya sambil menahan tawa.
Luki menoleh ke arah Maurel. “Heh, kamu juga, bukannya bantuin malah ngeledek.”